Mantan Pemain MU Siap Gantikan Solskjaer

Laurent Blanc Sebut Zlatan Ibrahimovic Pemain Terbaik Yang Pernah Dirinya Latih

Danskos-shoes.com – Posisi Ole Gunnar Solskjaer kemungkinan akan segera digantikan oleh sosok pelatih lain. Sebab performa yang tidak memuaskan akan membuat manajemen klub untuk segera melenggeserkan Solskjaer sebelum akhir musim. Nah kabarnya Laurent Blanc masuk dalam kandidat terkuat untuk menangani MU.

Laurent Blanc sendiri bukan sosok asing di Old Trafford ia tercatat merupakan mantan pemain MU pada era Sir Alex Ferguson. Mantan Legenda Man United tersebut memiliki pengalaman segudang untuk menangani klub besar sekaliber Manchester United.

Rumor pergantinan manajer Manchester United lagi sudah dihembuskan oleh banyak media-media di Inggris. Manajer Ole Gunnar Solskjaer dinilai tidak mampu memberikan yang terbaik untuk The Red Devils. Secara statistik bahkan MU nya Solskjaer jauh lebih buruk dari pada eranya Jose Mourinho. Apalagi ditambah mereka tidak memiliki skuat yang mumpuni akibat penjualan beberapa pemain utama musim lalu membuat klub terancam berada di posisi zona degradasi.

Berbagai pelatih kabarnya masuk dalam kandidat untuk menggantikan sosok Solskjaer. Ada Maurichio Pocchetino, Massimiliano Allegri hingga Arsene Wenger. Namun nama Luarent Blanc dinilai merupakan orang yang tepat untuk mengambil alih Setan Merah. Karena prestasinya membawa PSG menakluki Ligue-1 merupakan salah satu sebabnya. Apalagi Blanc jauh lebih memiliki karekter memimpin skuat karena dia pernah menjadi pemain yang memberikan banyak trofi ketika aktif bermain untuk United.

Bahkan dalam laporan tersebut jika Laurent Blanc memiliki harapan untuk bisa menangani mantan klubnya tersebut. Ia bahkan menolak banyak klub besar eropa yang tertarik untuk mengontraknya. Seperti yang diketahui Laurent Blanc pernah menangani PSG selama tiga musim bermula dari periode 2013-2016. Yang bersangkutan berhasil membawa Less Parisiens menjuarai semua trofi di Prancis termasuk Ligue-1.

Blanc sendiri saat ini masih menggangur setelah memutuskan mundur dari kursi kepelatihan PSG. Namun kabarnya ia sudah siap untuk kembali melatih lagi dan memasukan nama Manchester United sebagai kandidat terkuat dirinya melatih nantinya.

Beberapa waktu yang lalu Lyon sempat ingin mengontrak pelatih asal Prancis tersebut. Tetapi Blanc langsung menolak Lyon karena tengah menunggu tawaran MU.

Seharunya Alexis Sanchez Gabung Man City Bukan Man United

Danskos-shoes.com – Banyak yang menyangkan jika kesalahan Alexis Sanchez yang justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United ketimbang Manchester City. Jika dirinya memilih bergabung dengan City mungkin pemain timnas Chile sudah menjadi penyerang utama bersama Sergio Aguero dilini depan The Cityzens.

Manchester United sendiri pada bursa transfer musim panas ini sudah mendatangkan tiga pemain baru.  Dari tiga pemain tersebut, MU harus mengeluarkan total 150 juta poundsterling.  Nama Harry Maguire merupakan pemain termahal yang didatangkan MU pada musim ini dengan 80 juta poundsterling.

Namun kedatangan pemain baru juga membebani struktur keuangan klub, dimana MU juga ingin memiliki rencana untuk melepas para pemain yang tidak berkontribusi untuk klub. Satu nama yang menjadi perbincangan adalah masa depan Alexis Sanchez yang dikabarkan sedang dalam pintu keluar Old Trafford. Setelah menjual Lukaku MU kabarnya akan ditinggal pergi oleh Sanchez karena ia merasa dikucilkan di klub dan tidak mendapatkan jam bermain yang banyak kendati ia ingin menunjukan kualitasnya belum habis bersama United.

Beberapa waktu yang lalu sempat ada kabar yang menyebutkan jika Inter Milan mencoba mendatangkan Sanchez pada musim ini. Mereka ingin mendatangkan sang winger karena situasi sang pemain masih tidak jelas di klub. Dalam laporan yang sama juga menyebutkan jika  MU dan Inter Milan sudah berjumpa untuk bernegosiasi dengan peluang pemain timnas Chile itu untuk bereuni dengan Romelu Lukaku yang terlebih dahulu bergabung.

Namun menurut jurnalis Skysport yakni John Cross ia merasa jika Sanchez harusnya menyesal dengan pilihannya dua musim lalu. Sebab sebelum bergabung dengan MU ia menjadi pemain yang begitu diandalkan oleh Arsenal dilini depan. Ia bahkan manjadi top skor bagi publik Emirates dalam beberapa musim terakhir. Namun ketika kontraknya hampir habis ia justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United, padahal Pep Guardiola sudah memintanya untuk bergabung dengannya di Manchester City.

Hingga pada akhirnya ia memilih bergabung dengan MU, dan justru tampil melempem hingga sekarang. Ia dinilai adalah pemain yang gagal di MU apalagi dengan gaji yang begitu tinggi yang didapatkannya di Manchester United membuat banyak pemain utama MU yang merasa kecewa atau iri dengannya.

”Jika dia bergabung dengan City, saya pikir dia masih bisa mencetak 15-10 gol musim lalu. Guardiola sangat mengetahui kualitas Alexis, ia pernah menanganinya di Barcelona. Namun justru ia memilih Jose Mourinho yang memiliki gaya bermain berbeda dengan yang dia mainkan. Saya tidak tahu apa hasrat Alexis bergabung dengan United. Apakah karena gaji yang ia dapatkann atau karena MU atau karena Mourinho. Dengan gaji tertinggi di United jelas ruang ganti United menjadi masalah dengan kedatangannya karena ada beberapa pemain yang lebih berkontibusi tidak mendapatkan bayaran yang sesuai.” ujar John Cross.

Spurs Sudah Siap Kehilangan Eriksen Pada Januari Nanti

Danskos-shoes.com – Harapan Tottenham Hotspurs untuk membuat Christian Eriksen bertahan lebih lama di London kemungkinan akan sirna. Sebab kabarnya sang pemain sudah mantap untuk melanjutkan kariernya di Spanyol.

Tottenham Hotspurs memang dihadapkan kepada permasalahan yang cukup rumit mengenai situasi transfer dari Christian Eriksen. Sebab kabarnya mereka tengah mencoba untuk memberikan kontrak baru untuk pemain timnas Denmark tersebut. Namun sayang kontrak yang ditawarkan oleh Tottenham ditolak mentah-mentah oleh sang pemain beberapa waktu yang lalu.

Christian Eriksen sendiri didatangkan oleh Tottenham Hotspurs pada musim 2015 yang lalu. Ia dibeli dari Ajax Amsterdam untuk menggantikan sosok Luka Modric. Sang pemain pun mulai menarik perhatian usai dirinya menjadi salah satu pemain yang menonjol untuk bermain dalam skuat Tottenham Hotspurs.

Namun dengan keberhasilannya menjadi salah satu pemain yang berkontribusi banyak untuk Spurs. Ia pun mulai dilirik oleh Real Madrid yang tengah mencari sosok pemain berkualitas dilini serang. Dengan situasi kontrak yang sudah menipis hingga Juni 2020 mendatang. Membuat peluang Spurs mempertahankan Eriksen pada musim panas tahun depan akan sangat sulit.

Real Madrid sendiri merupakan tim yang ketika mengincar salah satu pemain akan sulit mendapatkan penolakan dari pemain incaranya. Dan Eriksen nampaknya sudah masuk dalam rayuan Real Madrid yang merupakan tim dengan trofi Liga Champions terbanyak di eropa.

Nah, Tottenham Hotspurs sendiri kabarnya akan segera melepas sang pemain dengan harga yang tidak terlalu mahal. Biaya mencapai 30 juta poundsterling akan mereka terima bagi setiap klub yang tertarik dengan sang pemain.

Juventus Dilaporkan Membidik Kylian Mbappe

Danskos-shoes.com – Klub asal Serie A yakni Juventus dilaporkan mulai gencar untuk memburu tanda tangan dari Kylian Mbappe. Hal itu menyusul dari kegagalan mereka untuk mendatangkan rekan setim Mbappe yaitu Neymar yang santer digosipkan akan segera meninggalkan PSG.

Jendela transfer telah ditutup pada musim ini, beberapa transfer yang sempat dirumorkan pun akhirnya telah berakhir. Seperti Neymar yang beberapa waktu yang lalu dilaporkan sedang dalam pintu keluar PSG untuk bergabung kembali dengan mantan klubnya Barcelona. Namun apa yang bisa dilakukan oleh Juventus sebab PSG meminta bayaran mencapai 300 juta euro untuk pemain timnas Brasil tersebut.

Tidak hanya itu usia Neymar dari kondisi diriwayat cedera juga menjadi alasan tersindiri sih Nyonya Tua untuk menarik dar perburuan Neymar. Namun kabarnya Juve justru ke sem-sem dengen rekan setim Neymar  yaitu Kylian Mbappe. Mbappe dinilai mutiara masa depan sebab pemain berusia 20 tahun itu masih bisa berkembang lebih baik lagi hingga masa depan.

Manajemen Juventus sendiri kabarnya sudah berjumpa dengan agen dari Kylian Mbappe mengigat mereka juga sedang dalam tujuan untuk memenangkan Liga Champions Eropa. Mbappe sendiri dikabarkan tertarik dengan proyek Juventus namun ia masih terikat kontrak hingga 2023 mendatang. Ia masih belum berpikir akan bergabung dengan Juventus namun jika kontraknya hampir berakhir ia mungkin akan membahas situasi tersebut dan mencoba pergi dari Prancis.

Mbappe sendiri dikabarkan disiapkan I Biancconeri untuk bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo yang sudah dimakan usia. Apalagi kini Ronaldo sudah akan memasuki usia ke35 dan waktunya bersama Juve pun ditaksir hingga dua musim lagi kedepan.

Mantan Pemain MU Sebut Rezim Jose Mourinho Lebih Buruk Dari Solskjaer

Danskos-shoes.com – Performa buruk Manchester United musim panas ini mendapatkan sorotan dari bekas pemainya yang kini menjadi pundit di sepak bola Premier League yaitu Paul Parker. Menurut Parker dia merasa rezim Jose Mourinho jauh lebih buruk dari era Ole Gunnar Solskjaer musim ini. Ia mencoba melakukan banding terhadap keduanya.

Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer memang tidak mampu bersaing di empat besar untuk gelar juara. Mereka hingga pekan ke-9 bahkan sudah berada diposisi 12 besar klasmen EPL sementara dimana mereka hanya terpaut 2 poin dari zona degradasi saja.

Performa tersebut jelas membuat kritikan mengalir deras kepada Solskjaer selaku pelatih MU. Mereka merasa sudah saatnya jika sang manajer segera dipecat dari kursi kepelatihan Manchester United saat ini.

Namun menurut pandangan Paul Parker selaku bekas pemain MU, merasakan jika MU memang saat ini bermain amat buruk. Tetapi menurutnya era Jose Mourinho saat itu jauh lebih buruk karena pelatih asal Portugal menciptakan ruang lingkup yang negative. Bahkan kerap kali mengkritik manajemen klub dan juga para pemain.

”Bukan hal yang umum lagi jika Solskjaer mendapatkan kritikan tajam atas performa klub. Jika mereka memecatnya maka klub kembali berjalan mundur karena akan melakukan pembangunan ulang lagi dengan manajer baru.’

”Saya pikir  era Mourinho jauh lebih buruk dari Solskjaer, mungkin beberapa orang tidak paham dengan ucapan saya. Namun ketika Mourinho dipecat dia sudah membuat ruang ganti dan manajemen berantakan dengan penadatangan pemain baru yang tidak berguna.”

Bortomeu : ”Messi Bisa Pergi Pada Musim Depan”

Danskos-shoes.com – Akhirnya Josep Maria Bortemue mengungkapkan jika kabar Lionel Messi bisa pergi dari Barcelona musim depan iya benarkan. Menurut Bortemue jika pemain seperti Messi yang merupakan ikon klub dan sudah mendapatkan segelanya serta telah berumur jelas memiliki pilihan yang ingin dia lakukan. Dan klub tidak memiliki wewenangan untuk terus meminta Lionel Messi bertahan karena Messi juga telah memberikan segalanya untuk Barca.

Dalam beberapa laporan yang diterbitkan oleh AS jika Barcelona sedang dalam masalah karena terancam ditinggal Lionel Messi. Dikarenakan jika yang bersangkutan miliki kluausul pelepasan kontrak yang membuatnya bisa pergi meninggalkan klub pada musim depan.

Seperti yang diketahui jika Lionel Messi hanya menyisahkan kontrak selama dua musim kedepan. Tepatnya kontrak kapten timnas Argentina itu akan berakhir pada musim 2021 mendatang. Namun dalam kontrak tersebut Messi bisa memutuskan kontraknya dengan mudah tanpa harus mendapatkan kewenangan dari petinggi Barca untuk merelakannya pergi. Tidak hanya itu Messi juga pergi dalam keadaan status bebas transfer yang jelas membuat banyak fans Blaugrana cemas.

Melihat banyak berita Messi yang terancam meninggalkan Barcelona pada musim depan. Membuat Presiden Barcelona, Josep Maria Bortomeu merasa jika dirinya perlu mengungkapkan kebenarannya dan menjelaskan kepada publik jika tidak hanya Messi yang bisa pergi pada musim depan karena klausul kontrak yang bisa ia putus dengan mudah.

”Berita itu memang benar dia bisa pergi pada musim depan, kontraknya akan berakhir pada 2021 mendatang. Tetapi dia memang bisa pergi pada musim depan dikarenakan kontraknya bisa ia putuskan. Itu normal melihat apa yang sudah dia lakukan selama ini, anda tidak bisa terus memintannya untuk bekerja hingga menua disini. Para pemain seperti Xavi, Iniesta dan juga juga Puyol pernah memiliki kontrak seperti itu.” ujar Bortomeu.

Pep Guardola : Saya Berpikir David Silva Akan Gagal di Inggris

Danskos-shoes.com –   Kesuksesan Manchester City menjadi kandidat juara Premier League dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari sosok David Silva. Pemain asal Spanyol itu bisa dikatakan rohnya Manchester City ketika sedang bermain dalam sebuah pertandingan. Silva sendiri sudah 8 musim membela Thecityzens dan yang bersangkutan merupakan pemain yang tidak tergantikan dilini tengah Manchester City.

Namun rupanya ada cerita menarik tentang sang pemain, manajer Manchester City saat ini Pep Guardiola mengungkapkan jika dirinya pernah menganggap kecil sang pemain sebelum ia bergabung dengan City. Ia meragukan kualitas Silva bisa sukses di Premier League yang memiliki level yang besar dan lebih mengandalkan fisik dalam bermain. Ternyata Guardiola salah Silva justru menjadi salah satu playmaker terbaik di kompetisi tiga singa itu.

David Silva sendiri nampaknya akan mengakhiri kontraknya hingga musim ini saja, sebab ia diberitakan akan segera meninggalkan Etihad untuk kembali ke kampung halamannya di Spanyol. Sang pemain pun akan memainkan laga ke-400 nya dengan bermain melawan FC Bournemouth pada Sabtu,24 Agustus 2019.

Silva sendiri sudah berhasil memberikan empat trofi liga Premier untuk Manchester biru dari musim 2010 hingga 2019. Dan sang pemain membuat Guardiola takjub sebab mantan pemain Valencia itu bisa bertahan lama di Liga Terbaik Dunia dan ia sempat meremehkan jika sang pemain bisa berhasil di Inggris keitka ia masih menangani Barcelona.

”Dulu saya pernah menilai jika David adalah pemain yang akan gagal di Inggris. Kala itu saya masih melatih Barcelona dan dia masih bermain untuk Valencia. Namun saya benar-benar salah kita tahu pemainannya sangat berbeda dengan para pemain yang bermain di Inggris. Ia merupakan pemain yang mencari celah yang sempit dan masuk kedalam ruang tersebut dan mencoba membuka ruang untuk para pemainnya.” ucap Guardiola.

Fabio Paratici : Paulo Dybala Akan Bertahan di Juventus!

Danskos-shoes.com  – Masa depan striker milik Juventus yakni Paulo Dybala sudah mendapatkan titik terang. Sebab direktur olaraga Juventus yaitu Fabio Paratici mengatakan jika Dybala akan dipertahankan pada musim ini dengan Gonzalo Higuain juga.

Sudah bukan rahasia lagi jika nama Paulo Dybala sempat menjadi pembicaraan sebab pemain asal Argentina ini sempat dikabarkan akan segera dilepas oleh Juventus. Beberapa waktu yang lalu rumor tersebut mengemuka dan tim asal Inggris Manchester United diberitakan tengah siap untuk menampunya.

Namun setelah MU kabarnya gagal mendapatkan sang penyerang ada rumor yang mengatakan PSG tertarik untuk mendatangkan Paulo Dybala sebelum bursa transfer ditutup. Apalagi kedatangan Maurizio Sarri yang mempertahankan Gonzalo Higuan bahkan memainkannya pada dua pertandingan Serie A terakhir bersama Cristiano Ronaldo membuat peran Dybala benar-benar tidak terlihat. Ia bahkan harus menghuni bangku cadangan dan baru bermain di babak kedua.

Tetapi dengan berbagai terpaan rumor yang mengabarkan jika Dybala akan segera angkat kaki dari Turin membuat direktur olahraga Juventus yakni Fabio Paratici menegaskan jika masa depan Paulo Dybala akan tetapi di Juventus ia akan dipertahankan musim ini.

“Paulo Dybala tidak akan pergi, kami akan mempertahankanny karena dia adalah pemain yang begitu penting dalam beberapa tahun terakhir.”ujar Fabio Paratici.

”Saya pikir banyak pemain yang keluar dari Turin untuk bisa kembali ke Juventus. Para pemain seperti Buffon dan juga Bonucci adalah yang teranyar. Kami sudah menciptakan banyak sejarah untuk klub ini di ajang Serie A karena itu kami akan mempertahankan pemain-pemain yang berjasa untuk tim ini dan memberikan kesan kepada pemain yang ada disini sebelum meninggalkan klub.”tutup Fabio Paratici.

Alexis Sanchez Bagaikan Virus di MU

Danskos-shoes.com – Legenda Manchester United yang kini bekerja sebagai pundit di Skysport yaitu Garry Neville mengungkapkan jika diirnya merasakan jika Alexis Sanchez adalah pemain yang menjadi virus sesungguhnya. Ia merasa pemain asal Chile itu tidak berguna untuk terus dipertahankan mengingat ia merupakan pemain yang bergaji mahal diklub.

Alexis Sanchez sendiri masih belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaik hingga kini. Sang penyerang masih tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sejak bergabung dengan MU pada 2018 yang lalu, sang penyerang masih tampil angin-anginan. Ia bahkan hanya mencetak lima gol saja dari 23 pertandingan yang sudah ia jalani dalam kurung waktu satu musim tengah.

Ia sendiri beberapa waktu yang disebutkan akan dilepas oleh Manchester United. Sebab pemain berusia 30 tahun itu tidak memiliki kontribusi yang signifikan. Apalagi dengan gaji yang begitu tinggi mencapai 300 ribu poundstelring per pekan. Membuat manajamen MU mantap untuk melepas mantan penyerang MU itu. Akan tetapi langkah klub untuk menjual Sanchez tidak akan mudah, sebab tidak banyak klub yang mampu menebus sang pemain yang memiliki gaji mencapai 10 juta euro per musimnya itu.

Nah, kabarnya Inter Milan tertarik untuk mendatangkan Sanchez pada musim ini, ia menjadi pemain yang ingin didatangkan oleh manajer Antonio Conte. Apalagi Labbeneamatta baru saja kehilangan Ivan Perisic yang dipinjamkan ke Bayern Munchen. Bahkan laporan terbaru menyebutkan jika Sanchez akan meninggalkan Old Trafford pada Selasa mendatang dimana ia akan pergi terbang ke Milan untuk melakukan tes medis.

Sumber tersebut juga menyebutkan jika nantinya MU harus tetap membayar setengah gajinya ketika berkostum Inter Milan. Sebab klub asal Serie A itu hanya sanggup untuk menebus setengah gaji Sanchez dalam semusim mereka meminta MUjuga ikut menanggung beban gajinya.

MU sendiri masih mempertimbangkan tawaran Inter tersebut, mereka sendiri sejatinya ingin melepas Sanchez dengan status pinjaman dan membiarkan Inter yang menanggung gajinya. Akan tetapi dari pada sang penyerang hanya menjadi pemain dengan gaji buta lebih baik klub menerima tawaran dari Inter.

”Dia pemain yang memiliki kualitas, tapi proses transfernya kemarin memang tidak jelas. Dia mendapatkan gaji yang begitu tinggi, namun dia terlalu cepat mengambil keputusan. Saya tidak mengerti mengapa pemain seperti dirinya bisa menjadi pemain yang tidak ada status diklub ini. Saya pikir klub harus segera menjualnya atau ia akan menjadi virus diruang ganti.”

 

Paul Ince : Solskjaer Pembohong!

Danskos-shoes.com – Legenda Manchester United yakni Paul Ince memberikan kritikan pedas kepada pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer. Kritikan Ince sendiri mengarah bagaimana Solskjaer berjanji akan mempercayakan para pemain muda klub untuk bisa berkembang lebih dalam rezimnya. Alhasil hingga sekarang bagi Ince, Solskjaer hanya terus membohong publik sebab para pemain muda MU tidak ada yang berkembang satu pun terutama dalam tim akademi mereka.

Ole Gunnar Solskjaer resmi mendapatkan tugas penuhnya pada awal musim ini, ia sendiri masih menyisahkan kontrak tiga musim sebelum musim lalu menggantikan Jose Mourinho yang dipecat oleh manajemen klub. Awal musim ini MU justru tampil melempem bahkan statistik kemenangan asuhan Ole Gunnar Solskjaer jauh lebih buruk dari Jose Mourinho ketika masih menangani klub.

Solskjaer pun memberikan kepercayaan kepada para khalayak dan pendukung MU untuk mengembalikan MU Seperti dimasa lalu yang disegani oleh banyak klub. Dengan mencoba mengandalkan para pemain muda terutama para pemain yang ada di akademi klub. Rupanya hingga saat ini MU asuhan Solskajer masih menjadi tim pesakitan di Premier League dengan terdampar diposisi 10 klasemen Premier League sementara dengan poin 9.

Melihat penampilan MU membuat Paul Ince yang pernah bermain untuk The Red Devils pun langsung murka dengan Solskjaer. Ia merasa jika pelatih asal Norwegia itu menelan ludahnya sendiri. Karena tidak mampu mengeluarkan performa terbaik para pemain mudanya saat ini.

Ince pun coba membandingkan Solskjaer dengan Frank Lampard yang menangani Chelea. Bahkan Chelsea asuhan Frank Lampard lebih jauh tampil konsisten dari tim Man United asuhan Solskajer.

”Mari kita membandingkan Solskjaer dengan Lampard. Saya merasa tertawa dengan perbandingan tersebut.”

”Mereka berhasil mempermalukan Chelsea pada pembukaan Premier League. Tetapi kini mereka berada dibelakang Chelsea di table klasmen.”ucap Ince.

Manajemen Man United Siapkan Dana 75 Juta Pounds Untuk Belanja Pemain Lagi

Danskos-shoes.com – Seperti dilaporkan oleh The Miror jika Manchester United kabarnya akan mendatangkan pemain baru lagai pada bursa transfer Januari mendatang.  Dan petinggi MU sudah menyiapkan dana mencapai 73 juta poundsterling untuk bisa mendatangkan pemain baru.

Manchester United sendiri pada awal musim ini sudah mendatangkan tiga pemain baru. Total ketiga pemain tersebut United harus mengeluarkan uang mencapai 150 juta poundsterling untuk mendatakannya. Salah satu pemain paling anyar jelas adalah Harry Maguire yang berharga mencapai 80 juta poundsterling dari Leicester City.

Namun MU sendiri nampaknya tidak mengeluarkan uang yang cukup besar dari bursa transfer musim ini. Sebab mereka mendapatkan pemasukan dari hasil jual Romelu Lukaku yang mencapai 74 juta pounds. Penyerang asal Belgia itu dijual ke Inter Milan karena merasa tidak betah lagi bermain di Old Trafford. Kepergian Lukaku sendiri membuat MU sempat ingin mendatangkan penggantinya. Akan tetapi langkah itu gagal terealisasi karena bursa transfer kelanjur ditutup. Dan manajemen MU tidak mau melakukan pembelian panik karena bisa merugikan klub.

Tidak hanya Lukaku yang sudah pergi, Alexis Sanchez juga kabarnya tertarik untuk mengikuti jejak penyerang asal Belgia itu. Namun langkah kepergian Alexis Sanchez mendapatkan pemblokiran dari MU. Mereka merasa tidak ingin rugi besar karena sang penyerang akan pergi dengan status pinjaman plus setengah gaji Sanchez akan di tanggung oleh MU.

Sebenarnya tidak hanya Lukaku yang pergi meninggalkan MU, ada pemain lainnya yakni Ander Herrera. Pemain timnas Spanyol itu pergi usai kontraknya habis dan bergabung dengan raksasa Prancis Paris Saint-Germain. Kabarnya United sudah dikaitkan dengan perekrutan gelandang milik Newcastle United yakni Sean Longstaff. Namun Setan Merah langsung mundur dari perburuan pemain asal Inggris itu karena kubu Newcastle mematok harga sang pemain mencapai 50 juta poundsterling.

Nah, masih belum diketahui pemain mana yang akan direkrut oleh Manchester United pada bursa transfer Januari mendatang. Sumber yang sama mengatakan MU telah menyiapkan dana mencapai 75 juta poundsterling untuk berjaga-jaga mendatangkan pemain baru ke Old Trafford.

 

 

Solskjaer : Jangan Asyik Kritik Rashford, Dia Hanya Kurang Beruntung

Danskos-shoes.com – Striker Manchester United yaitu Marcus Rashford mendapatkan pembelaan dari manajer Ole Gunnar Solskjaer usai sang penyerang mendapatkan cibiran atas performanya yang kurang menjanjikan. Apalagi dengan beberapa pertandingan yang dijalani oleh MU, penampilan Rashford naik turun dan sulit untuk memberikan keran gol untuk MU.

Terutama ketika pertandingan MU melawan Arsenal di ajang Premier League pekan ini. Solskjaer pun memberikan pandangannya mengenai performa Rashford. Dirinya merasakan jika sang striker telah bermain sangat bagus tetapi ia masih belum menemukan keberuntungannya untuk mencetak gol.

Marcus Rashford sendiri bermain pada pertandingan kontra Arsenal di Old Trafford. Pemain berusia 22 tahun itu menjadi penyerang utama untuk menjebol gawang Arsenal. Padahal pekan lalu ia baru saja mengalami cedera hamstring yang anehnya Solskjaer malahan memberikannnya waktu bermain penuh selama 90 menit. Dan sang striker tidak mampu berbuat banyak dengan hasil imbang yang diraih oleh timnya. Sedangkan peluang yang didapatkan oleh Rashford terbilang sangat banyak dan dirinya tidak mampu mengopensikan peluang tersebut menjadi gol.

Namun Ole Gunnar Solskjaer memberikan pembelaan kepada sang striker dengan berbagai kritikan yang dialamatkan kepada Rasfhord.

”Kecepatan yang dimiliki oleh Marcus sudah membuat para pemain lawan merasa cemas.” ucap Solskjaer kepada MU TV.

Menurut penilaian Soslkjaer dirinya merasakan sang striker terlalu menjadi pemain yang mengandalkan insting untuk mencetak gol. Ia justru merasakan jika insting tidak akan cukup untuk membuat perbedaan dalam beberapa pertandingan penting. Itu sebabnya Solskjaer meminta Rasfhord untuk terus membenah diri agar bisa menjadi penyerang yang lebih matang dimasa depan.

”Dia striker yang masih muda, dengan insting yang terlalu diandalkan tanpa kualitas menembak juga tidak akan berpengaruh. Saya pikir ia membutuhkan latihan lebih baik lagi ketika ingin melakukan tembakan.” ujar Solskjaer.