Mantan Pemain MU Siap Gantikan Solskjaer

Laurent Blanc Sebut Zlatan Ibrahimovic Pemain Terbaik Yang Pernah Dirinya Latih

Danskos-shoes.com – Posisi Ole Gunnar Solskjaer kemungkinan akan segera digantikan oleh sosok pelatih lain. Sebab performa yang tidak memuaskan akan membuat manajemen klub untuk segera melenggeserkan Solskjaer sebelum akhir musim. Nah kabarnya Laurent Blanc masuk dalam kandidat terkuat untuk menangani MU.

Laurent Blanc sendiri bukan sosok asing di Old Trafford ia tercatat merupakan mantan pemain MU pada era Sir Alex Ferguson. Mantan Legenda Man United tersebut memiliki pengalaman segudang untuk menangani klub besar sekaliber Manchester United.

Rumor pergantinan manajer Manchester United lagi sudah dihembuskan oleh banyak media-media di Inggris. Manajer Ole Gunnar Solskjaer dinilai tidak mampu memberikan yang terbaik untuk The Red Devils. Secara statistik bahkan MU nya Solskjaer jauh lebih buruk dari pada eranya Jose Mourinho. Apalagi ditambah mereka tidak memiliki skuat yang mumpuni akibat penjualan beberapa pemain utama musim lalu membuat klub terancam berada di posisi zona degradasi.

Berbagai pelatih kabarnya masuk dalam kandidat untuk menggantikan sosok Solskjaer. Ada Maurichio Pocchetino, Massimiliano Allegri hingga Arsene Wenger. Namun nama Luarent Blanc dinilai merupakan orang yang tepat untuk mengambil alih Setan Merah. Karena prestasinya membawa PSG menakluki Ligue-1 merupakan salah satu sebabnya. Apalagi Blanc jauh lebih memiliki karekter memimpin skuat karena dia pernah menjadi pemain yang memberikan banyak trofi ketika aktif bermain untuk United.

Bahkan dalam laporan tersebut jika Laurent Blanc memiliki harapan untuk bisa menangani mantan klubnya tersebut. Ia bahkan menolak banyak klub besar eropa yang tertarik untuk mengontraknya. Seperti yang diketahui Laurent Blanc pernah menangani PSG selama tiga musim bermula dari periode 2013-2016. Yang bersangkutan berhasil membawa Less Parisiens menjuarai semua trofi di Prancis termasuk Ligue-1.

Blanc sendiri saat ini masih menggangur setelah memutuskan mundur dari kursi kepelatihan PSG. Namun kabarnya ia sudah siap untuk kembali melatih lagi dan memasukan nama Manchester United sebagai kandidat terkuat dirinya melatih nantinya.

Beberapa waktu yang lalu Lyon sempat ingin mengontrak pelatih asal Prancis tersebut. Tetapi Blanc langsung menolak Lyon karena tengah menunggu tawaran MU.

Seharunya Alexis Sanchez Gabung Man City Bukan Man United

Danskos-shoes.com – Banyak yang menyangkan jika kesalahan Alexis Sanchez yang justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United ketimbang Manchester City. Jika dirinya memilih bergabung dengan City mungkin pemain timnas Chile sudah menjadi penyerang utama bersama Sergio Aguero dilini depan The Cityzens.

Manchester United sendiri pada bursa transfer musim panas ini sudah mendatangkan tiga pemain baru.  Dari tiga pemain tersebut, MU harus mengeluarkan total 150 juta poundsterling.  Nama Harry Maguire merupakan pemain termahal yang didatangkan MU pada musim ini dengan 80 juta poundsterling.

Namun kedatangan pemain baru juga membebani struktur keuangan klub, dimana MU juga ingin memiliki rencana untuk melepas para pemain yang tidak berkontribusi untuk klub. Satu nama yang menjadi perbincangan adalah masa depan Alexis Sanchez yang dikabarkan sedang dalam pintu keluar Old Trafford. Setelah menjual Lukaku MU kabarnya akan ditinggal pergi oleh Sanchez karena ia merasa dikucilkan di klub dan tidak mendapatkan jam bermain yang banyak kendati ia ingin menunjukan kualitasnya belum habis bersama United.

Beberapa waktu yang lalu sempat ada kabar yang menyebutkan jika Inter Milan mencoba mendatangkan Sanchez pada musim ini. Mereka ingin mendatangkan sang winger karena situasi sang pemain masih tidak jelas di klub. Dalam laporan yang sama juga menyebutkan jika  MU dan Inter Milan sudah berjumpa untuk bernegosiasi dengan peluang pemain timnas Chile itu untuk bereuni dengan Romelu Lukaku yang terlebih dahulu bergabung.

Namun menurut jurnalis Skysport yakni John Cross ia merasa jika Sanchez harusnya menyesal dengan pilihannya dua musim lalu. Sebab sebelum bergabung dengan MU ia menjadi pemain yang begitu diandalkan oleh Arsenal dilini depan. Ia bahkan manjadi top skor bagi publik Emirates dalam beberapa musim terakhir. Namun ketika kontraknya hampir habis ia justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United, padahal Pep Guardiola sudah memintanya untuk bergabung dengannya di Manchester City.

Hingga pada akhirnya ia memilih bergabung dengan MU, dan justru tampil melempem hingga sekarang. Ia dinilai adalah pemain yang gagal di MU apalagi dengan gaji yang begitu tinggi yang didapatkannya di Manchester United membuat banyak pemain utama MU yang merasa kecewa atau iri dengannya.

”Jika dia bergabung dengan City, saya pikir dia masih bisa mencetak 15-10 gol musim lalu. Guardiola sangat mengetahui kualitas Alexis, ia pernah menanganinya di Barcelona. Namun justru ia memilih Jose Mourinho yang memiliki gaya bermain berbeda dengan yang dia mainkan. Saya tidak tahu apa hasrat Alexis bergabung dengan United. Apakah karena gaji yang ia dapatkann atau karena MU atau karena Mourinho. Dengan gaji tertinggi di United jelas ruang ganti United menjadi masalah dengan kedatangannya karena ada beberapa pemain yang lebih berkontibusi tidak mendapatkan bayaran yang sesuai.” ujar John Cross.

Spurs Sudah Siap Kehilangan Eriksen Pada Januari Nanti

Danskos-shoes.com – Harapan Tottenham Hotspurs untuk membuat Christian Eriksen bertahan lebih lama di London kemungkinan akan sirna. Sebab kabarnya sang pemain sudah mantap untuk melanjutkan kariernya di Spanyol.

Tottenham Hotspurs memang dihadapkan kepada permasalahan yang cukup rumit mengenai situasi transfer dari Christian Eriksen. Sebab kabarnya mereka tengah mencoba untuk memberikan kontrak baru untuk pemain timnas Denmark tersebut. Namun sayang kontrak yang ditawarkan oleh Tottenham ditolak mentah-mentah oleh sang pemain beberapa waktu yang lalu.

Christian Eriksen sendiri didatangkan oleh Tottenham Hotspurs pada musim 2015 yang lalu. Ia dibeli dari Ajax Amsterdam untuk menggantikan sosok Luka Modric. Sang pemain pun mulai menarik perhatian usai dirinya menjadi salah satu pemain yang menonjol untuk bermain dalam skuat Tottenham Hotspurs.

Namun dengan keberhasilannya menjadi salah satu pemain yang berkontribusi banyak untuk Spurs. Ia pun mulai dilirik oleh Real Madrid yang tengah mencari sosok pemain berkualitas dilini serang. Dengan situasi kontrak yang sudah menipis hingga Juni 2020 mendatang. Membuat peluang Spurs mempertahankan Eriksen pada musim panas tahun depan akan sangat sulit.

Real Madrid sendiri merupakan tim yang ketika mengincar salah satu pemain akan sulit mendapatkan penolakan dari pemain incaranya. Dan Eriksen nampaknya sudah masuk dalam rayuan Real Madrid yang merupakan tim dengan trofi Liga Champions terbanyak di eropa.

Nah, Tottenham Hotspurs sendiri kabarnya akan segera melepas sang pemain dengan harga yang tidak terlalu mahal. Biaya mencapai 30 juta poundsterling akan mereka terima bagi setiap klub yang tertarik dengan sang pemain.

Alexis Sanchez Bagaikan Virus di MU

Danskos-shoes.com – Legenda Manchester United yang kini bekerja sebagai pundit di Skysport yaitu Garry Neville mengungkapkan jika diirnya merasakan jika Alexis Sanchez adalah pemain yang menjadi virus sesungguhnya. Ia merasa pemain asal Chile itu tidak berguna untuk terus dipertahankan mengingat ia merupakan pemain yang bergaji mahal diklub.

Alexis Sanchez sendiri masih belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaik hingga kini. Sang penyerang masih tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sejak bergabung dengan MU pada 2018 yang lalu, sang penyerang masih tampil angin-anginan. Ia bahkan hanya mencetak lima gol saja dari 23 pertandingan yang sudah ia jalani dalam kurung waktu satu musim tengah.

Ia sendiri beberapa waktu yang disebutkan akan dilepas oleh Manchester United. Sebab pemain berusia 30 tahun itu tidak memiliki kontribusi yang signifikan. Apalagi dengan gaji yang begitu tinggi mencapai 300 ribu poundstelring per pekan. Membuat manajamen MU mantap untuk melepas mantan penyerang MU itu. Akan tetapi langkah klub untuk menjual Sanchez tidak akan mudah, sebab tidak banyak klub yang mampu menebus sang pemain yang memiliki gaji mencapai 10 juta euro per musimnya itu.

Nah, kabarnya Inter Milan tertarik untuk mendatangkan Sanchez pada musim ini, ia menjadi pemain yang ingin didatangkan oleh manajer Antonio Conte. Apalagi Labbeneamatta baru saja kehilangan Ivan Perisic yang dipinjamkan ke Bayern Munchen. Bahkan laporan terbaru menyebutkan jika Sanchez akan meninggalkan Old Trafford pada Selasa mendatang dimana ia akan pergi terbang ke Milan untuk melakukan tes medis.

Sumber tersebut juga menyebutkan jika nantinya MU harus tetap membayar setengah gajinya ketika berkostum Inter Milan. Sebab klub asal Serie A itu hanya sanggup untuk menebus setengah gaji Sanchez dalam semusim mereka meminta MUjuga ikut menanggung beban gajinya.

MU sendiri masih mempertimbangkan tawaran Inter tersebut, mereka sendiri sejatinya ingin melepas Sanchez dengan status pinjaman dan membiarkan Inter yang menanggung gajinya. Akan tetapi dari pada sang penyerang hanya menjadi pemain dengan gaji buta lebih baik klub menerima tawaran dari Inter.

”Dia pemain yang memiliki kualitas, tapi proses transfernya kemarin memang tidak jelas. Dia mendapatkan gaji yang begitu tinggi, namun dia terlalu cepat mengambil keputusan. Saya tidak mengerti mengapa pemain seperti dirinya bisa menjadi pemain yang tidak ada status diklub ini. Saya pikir klub harus segera menjualnya atau ia akan menjadi virus diruang ganti.”

 

Paul Ince : Solskjaer Pembohong!

Danskos-shoes.com – Legenda Manchester United yakni Paul Ince memberikan kritikan pedas kepada pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer. Kritikan Ince sendiri mengarah bagaimana Solskjaer berjanji akan mempercayakan para pemain muda klub untuk bisa berkembang lebih dalam rezimnya. Alhasil hingga sekarang bagi Ince, Solskjaer hanya terus membohong publik sebab para pemain muda MU tidak ada yang berkembang satu pun terutama dalam tim akademi mereka.

Ole Gunnar Solskjaer resmi mendapatkan tugas penuhnya pada awal musim ini, ia sendiri masih menyisahkan kontrak tiga musim sebelum musim lalu menggantikan Jose Mourinho yang dipecat oleh manajemen klub. Awal musim ini MU justru tampil melempem bahkan statistik kemenangan asuhan Ole Gunnar Solskjaer jauh lebih buruk dari Jose Mourinho ketika masih menangani klub.

Solskjaer pun memberikan kepercayaan kepada para khalayak dan pendukung MU untuk mengembalikan MU Seperti dimasa lalu yang disegani oleh banyak klub. Dengan mencoba mengandalkan para pemain muda terutama para pemain yang ada di akademi klub. Rupanya hingga saat ini MU asuhan Solskajer masih menjadi tim pesakitan di Premier League dengan terdampar diposisi 10 klasemen Premier League sementara dengan poin 9.

Melihat penampilan MU membuat Paul Ince yang pernah bermain untuk The Red Devils pun langsung murka dengan Solskjaer. Ia merasa jika pelatih asal Norwegia itu menelan ludahnya sendiri. Karena tidak mampu mengeluarkan performa terbaik para pemain mudanya saat ini.

Ince pun coba membandingkan Solskjaer dengan Frank Lampard yang menangani Chelea. Bahkan Chelsea asuhan Frank Lampard lebih jauh tampil konsisten dari tim Man United asuhan Solskajer.

”Mari kita membandingkan Solskjaer dengan Lampard. Saya merasa tertawa dengan perbandingan tersebut.”

”Mereka berhasil mempermalukan Chelsea pada pembukaan Premier League. Tetapi kini mereka berada dibelakang Chelsea di table klasmen.”ucap Ince.

Manajemen Man United Siapkan Dana 75 Juta Pounds Untuk Belanja Pemain Lagi

Danskos-shoes.com – Seperti dilaporkan oleh The Miror jika Manchester United kabarnya akan mendatangkan pemain baru lagai pada bursa transfer Januari mendatang.  Dan petinggi MU sudah menyiapkan dana mencapai 73 juta poundsterling untuk bisa mendatangkan pemain baru.

Manchester United sendiri pada awal musim ini sudah mendatangkan tiga pemain baru. Total ketiga pemain tersebut United harus mengeluarkan uang mencapai 150 juta poundsterling untuk mendatakannya. Salah satu pemain paling anyar jelas adalah Harry Maguire yang berharga mencapai 80 juta poundsterling dari Leicester City.

Namun MU sendiri nampaknya tidak mengeluarkan uang yang cukup besar dari bursa transfer musim ini. Sebab mereka mendapatkan pemasukan dari hasil jual Romelu Lukaku yang mencapai 74 juta pounds. Penyerang asal Belgia itu dijual ke Inter Milan karena merasa tidak betah lagi bermain di Old Trafford. Kepergian Lukaku sendiri membuat MU sempat ingin mendatangkan penggantinya. Akan tetapi langkah itu gagal terealisasi karena bursa transfer kelanjur ditutup. Dan manajemen MU tidak mau melakukan pembelian panik karena bisa merugikan klub.

Tidak hanya Lukaku yang sudah pergi, Alexis Sanchez juga kabarnya tertarik untuk mengikuti jejak penyerang asal Belgia itu. Namun langkah kepergian Alexis Sanchez mendapatkan pemblokiran dari MU. Mereka merasa tidak ingin rugi besar karena sang penyerang akan pergi dengan status pinjaman plus setengah gaji Sanchez akan di tanggung oleh MU.

Sebenarnya tidak hanya Lukaku yang pergi meninggalkan MU, ada pemain lainnya yakni Ander Herrera. Pemain timnas Spanyol itu pergi usai kontraknya habis dan bergabung dengan raksasa Prancis Paris Saint-Germain. Kabarnya United sudah dikaitkan dengan perekrutan gelandang milik Newcastle United yakni Sean Longstaff. Namun Setan Merah langsung mundur dari perburuan pemain asal Inggris itu karena kubu Newcastle mematok harga sang pemain mencapai 50 juta poundsterling.

Nah, masih belum diketahui pemain mana yang akan direkrut oleh Manchester United pada bursa transfer Januari mendatang. Sumber yang sama mengatakan MU telah menyiapkan dana mencapai 75 juta poundsterling untuk berjaga-jaga mendatangkan pemain baru ke Old Trafford.

 

 

Solskjaer : Jangan Asyik Kritik Rashford, Dia Hanya Kurang Beruntung

Danskos-shoes.com – Striker Manchester United yaitu Marcus Rashford mendapatkan pembelaan dari manajer Ole Gunnar Solskjaer usai sang penyerang mendapatkan cibiran atas performanya yang kurang menjanjikan. Apalagi dengan beberapa pertandingan yang dijalani oleh MU, penampilan Rashford naik turun dan sulit untuk memberikan keran gol untuk MU.

Terutama ketika pertandingan MU melawan Arsenal di ajang Premier League pekan ini. Solskjaer pun memberikan pandangannya mengenai performa Rashford. Dirinya merasakan jika sang striker telah bermain sangat bagus tetapi ia masih belum menemukan keberuntungannya untuk mencetak gol.

Marcus Rashford sendiri bermain pada pertandingan kontra Arsenal di Old Trafford. Pemain berusia 22 tahun itu menjadi penyerang utama untuk menjebol gawang Arsenal. Padahal pekan lalu ia baru saja mengalami cedera hamstring yang anehnya Solskjaer malahan memberikannnya waktu bermain penuh selama 90 menit. Dan sang striker tidak mampu berbuat banyak dengan hasil imbang yang diraih oleh timnya. Sedangkan peluang yang didapatkan oleh Rashford terbilang sangat banyak dan dirinya tidak mampu mengopensikan peluang tersebut menjadi gol.

Namun Ole Gunnar Solskjaer memberikan pembelaan kepada sang striker dengan berbagai kritikan yang dialamatkan kepada Rasfhord.

”Kecepatan yang dimiliki oleh Marcus sudah membuat para pemain lawan merasa cemas.” ucap Solskjaer kepada MU TV.

Menurut penilaian Soslkjaer dirinya merasakan sang striker terlalu menjadi pemain yang mengandalkan insting untuk mencetak gol. Ia justru merasakan jika insting tidak akan cukup untuk membuat perbedaan dalam beberapa pertandingan penting. Itu sebabnya Solskjaer meminta Rasfhord untuk terus membenah diri agar bisa menjadi penyerang yang lebih matang dimasa depan.

”Dia striker yang masih muda, dengan insting yang terlalu diandalkan tanpa kualitas menembak juga tidak akan berpengaruh. Saya pikir ia membutuhkan latihan lebih baik lagi ketika ingin melakukan tembakan.” ujar Solskjaer.

Jika Ingin Keluarkan Permainan Terbaik Pogba, MU Harus Datangkan Marco Veratti

Danskos-shoes.com – Pengamat sepak bola Inggris yaitu Danny Murphy meminta  pelatih Ole Gunnar Solskjaer mendatangkan seorang gelandang yang tepat untuk bisa menjadi teman duet Paul Pogba dilini tengah Manchester United. Menurut Murphy Pogba tidak mendapatkan sosok yang tepat untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan Solskjaer sudah mengetahui akan hal itu.

Manchester United kerap mengganti peran Pogba dari seorang Playmaker menjadi gelandang tengah hingga menjadi gelandang bertahan saat ini. Hal itu dinilai tidak akan berdampak baik untuk performa sang pemain yang tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya ketika dimainkan dalam beberapa pertandingan penting.

Sebelum bergabung dengan MU pada 2016 yang lalu Pogba mampu menjadi gelandang solid ketika bermain untuk Juventus, ia juga tampil memukau bersamai Prancis di ajang Euro dan juga Piala Dunia. Banyak yang berpendapat jika kehebatan Pogba tidak dapat dimaksimalkan di MU karena dirinya tidak bermain dengan seorang gelandang yang bisa memberikan ketenangan dilini tengah yang bisa membuat pemain berusia 26 tahun itu bisa bergerak bebas hingga ke kota penalti lawan.

Murphy percaya dengan kualitas yang bisa diberikan oleh Pogba, ia bahkan menyanjung jika Pogba merupakan pemain hebat saat ini yang bermain untuk MU. Itu sebabnya dirinya sangat berharap Ole Gunnar Solskjaer dapat memberikan solusi untuk sang pemain.

”Saya rasa dia Pogba merupakan pemain hebat yang tersisa di MU saat ini.” ucap Murphy.

”Gaya bermain dan cara dirinya mengotrol permainan sudah tidak diragukan lagi. Karena ia merupakan pemain yang selalu menjadi pilihan oleh pelatih mana pun.”

”Jika United ingin menjadi tim yang disegani kehadiran Paul Pogba sangat dibutuhkan. Namun yang menjadi masalah pemain seperti Tominay dan juga Nemanja Matic kurang cocok untuk menempatkan mereka dibelakang Pogba. Saya rasa pemain seperti Marco Veratti adalah sosok yang sangat pas untuk menajdi tandem Paul di lini tengah United.”

Real Madrid Incar Kalidou Koulibaly, Napoli Minta Madrid Tumbalkan Isco

Danskos-shoes.com – Klub asal Spanyol yaitu Real Madrid memang sedang masa trend yang kurang baik di ajang La Liga. Mereka gagal memenangkan beberapa pertandingan terakhir terutama di ajang Liga Champions eropa. Mereka baru-baru ini dihajar oleh PSG di Liga Champions dengan skor 3-0. Dengan performa tersebut El Real pun mendapatkan kritikan dari berbagai kalayak.

Lini pertahanan Real Madrid menjadi titik kelemahan yang membuat pasukan Zinedine Zidane gagal memberikan performa terbaik mereka. Ya, musim ini sendiri Madrid sudah mendatangkan sosok seperti Eder Militao dari FC Porto. Namun sang bek dinilai masih belum mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya karena sang bek tidak cocok berduet dengan Rafael Varane dijantung pertahanan Real Madrid.

Pemain seperti Sergio Ramos sendiri masih berkutat dengan cedera ia juga mengalami performa menurun karena sudah tidak muda lagi. Seperti yang diketahui Sergio Ramos memiliki usia yang sudah menyentuh angka 33 tahun, ia mungkin hanya akan mampu bermain dalam kurun dua musim kedepan.

Dengan lini pertahanan yang lemah membuat pelatih Zinedine Zidane memasukan satu nama yaitu Kalidou Koulibaly yang merupakan pemain milik klub asal Serie A, Napoli. Sang bek dinilai adalah sosok yang tepat karena kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Tetapi sayang langkah Madrid untuk mendatangkan Koulibaly tidak mudah sebab Napoli sebagai klub tempat sang pemain bermain mematok harga sang bek mencapai 130 juta euro.

Real Madrid sendiri hanya berani membeli Kalidou Koulibaly dengan harga mencapai 75 juta euro. Mereka merasa pemain yang berposisi sebagai bek tidak memiliki harga begitu besar karena tugas sang pemain bertahan hanya mengawal lini pertahanan. Namun Napoli nampaknya akan mencoba memberikan harapan Real Madrid untuk tetap bisa mendapatkan Koulibaly mereka kabarnya siap untuk melepas sang bek dengan cuma-cuma dengan catatan Loss Blanccos harus menyerahkan Isco kepada mereka.

Vinicius Junior Akan Dilepas Real Madrid Demi Bisa Datangkan Neymar?

Danskos-shoes.com – Raksasa Spanyol Real Madrid kabarnya sedang dalam upaya untuk melepas pemain muda mereka Vincius Junior pada bursa transfer musim panas ini. Alasan Madrid ingin melepas pemain asal Brasil itu karena masih belum bisa nyetel dan masuk ke skuat utama Real Madrid.

Real Madrid sendiri mendatangkan Vinicus Junior dari klub asal Brasil yakni Flamenggo. Dia diatangkan ketika usianya masih 17 tahun dan sang pemain dibeli dengan harga yang tidak murah yaitu 45 juta euro. Keinginan Madrid mendatangkan Vinicius dikarenakan mereka melihat potensinya bisa menjadi the next Neymar selanjutnya.

Namun sayangnya performa sang pemain juga tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Musim lalu dia bahkan lebih sering dibekap cedera hamstring yang membuatnya harus melewati beberapa pertandingan Madrid. Musim lalu Vincius berhasil bermain sebanyak 32 kali dan hanya bermain sebagai pemain utama sebanyak 20 kali.

Marca sendiri memuat laporan jika Real Madrid tidak terlalu percaya dengan kemampuan Vinicius untuk menjadi pemain masa depan Real Madrid. Sebab sang pemain kerap kesulitan bermain dengan gaya bermain Los Blanccos. Bahkan kedatangan Zinedine Zidane di akhir musim lalu juga tidak bisa membantunya untuk bisa menjadi starter tetap di skuat Los Galaticos.

Rupanya keinginan Madrid ingin melepas Vincius mendapatkan respon postive dari klub asal Prancis PSG. Mereka dilaporkan tertarik untuk bisa menampung Vincius. Bahkan kabarnya petinggi PSG siap memberikan Neymar ke Madrid dengan catatan Vinicius harus menjadi milik mereka beserta uang tunai sebanyak 150 juta euro.

Lalu Florentino Perez selaku presiden Real Madrid juga ditenggarai sangat menginginkan Neymar bergabung dengan mereka di Santiago Bernabue. Dan mereka sudah siap untuk melepas Vinicus jika Neymar sutuju bergabung dengan Madrid.

Solskjaer : Lingard Masih Akan Jadi Pemain Utama Saya

Danskos-shoes.com – Pelatih Manchester United yaitu Ole Gunnar Solskjaer langsung memasang badan dengan berbagai kritikan yang mengarah kepada Jesse Lingard. Ia merasa kritikan itu tidak adil sebab Lingard adalah pemain penting bagi timnya saat ini. Jess Lingard sendiri mendapatkan kritikan sebab ia gagal mengemban tugas sebagai playmaker untuk memberikan gol dan assist kepada timnya.

Dalam tiga pertandingan terakhir di ajang Premier League, Lingard masih belum menunjukan kualitasnya. Dia gagal memberikan torehan gol beserta assist kepada timnya. Apalagi pada pertandingan melawan Crystal Palace yang membuat MU kalah 1-2 di Old Trafford.  Lingard bahkan kerap kehilangan bola dilini tengah dan membuat pemain seperti Marcus Rashford dan juga Anthony Martial tidak bisa mendapatkan suplay bola dilini tengah.

Bahkan beberapa legenda Manchester United dan juga fans mengecam permainannya yang tidak bagus. Mereka meminta pelatih Ole Gunnar Solskjaer untuk menjualnya saja pada musim ini karena dirinya tidak berkontribusi untuk klub.

Akan tetapi menurut Solskjaer dirinya masih ingin mempertahankan Lingard karena pemain timnas Inggris itu dinilai pemain yang bisa membuat perbedaan dalam hal kecepatan.

”Untuk kasus Jess dia pemain yang kami butuhkan dengan kecepatannya.”

Bahkan manajer asal Norwegia ini menerangkan jika publik Old Trafford terlalu memberikan penghakiman terlalu dini kepada sang pemain. Ia merasa Lingard masih benar-benar dibutuhkan oleh timnya untuk bermain dilini tengah.

”Dia masih belum mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir yang kami jalani. Saya pikir itu tidak masalah karena perannya begitu krusia untuk membantu serangan.” ujar Ole Gunnar Solskjaer.

Kabar MU Yang Ingin Datangkan Fernado Llorente Adalah Hoaks!

Danskos-shoes.com – Sempat ada gosip yang mengatakan jika MU sedang dalam upaya penandatanganan striker flamboyan Fernando Llorente. Namun berita tersebut kabarnya hanya hoaks belaka. MU diberitakan tidak tertarik untuk mendatangkan sang striker musim ini.

MU sendiri sejatinya sudah kekurangan penyerang murni sebab kehilangan Romelu Lukaku adalah pukulan telak untuk manajer Ole Gunnar Solskjaer. Lukaku pergi bergabung dengan Inter Milan dengan biaya mencapai 74 juta poundsterling.

Kini MU hanya memiliki Marcus Rashford dan juga Anthony Martial dilini serang, tidak hanya itu Alexis Sanchez juga dilaporkan sudah berada di pintu keluar Old Trafford pada musim. Nah dengan situasi tersebut dikabarkan membuat MU harus mencari striker baru dengan status tidak memiliki klub. Satu nama yang menjadi incaran paling realistis adalah mantan penyerang Tottenham yaitu Fernado Llorente. Sang striker bisa didapatkan oleh MU dengan biaya gratis.

Akan tetapi rumour bergabungnya Llorente ke MU adalah berita bohong hal itu dikonfirmasikan oleh Goal Uk. Mereka menyebutkan jika ada beberapa media yang kerap memberitakan transfer yang menyangkut MU dan memviralkannya.

Ketidak tertarikan MU terhadap Llorente dikarenakan mereka masih menaruh hasrat untuk mempertahankan Alexis Sanchez yang digadang-gadang akan segera bergabung dengan Inter Milan. Lalu masih ada penyerang muda seperti Masson Greenwood yang juga bisa menjadi opsi selanjutnya meski sang penyerang masih berusia 17 tahun.

 

Paul Scholes Nilai MU Bahaya Tidak Punya Penyerang Baru

Danskos-shoes.com – Legenda  Manchester United yaitu Paul Scholes mengatakan jika Manchester United membutuhkan seorang penyerang yang tajam. Menurut Scholes saat ini MU tidak memiliki penyerang yang bisa menjadi pemain pembeda dilini depan. Dan hal itu akan sangat mengerikan untuk bersaing diposisi empat besar.

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer melakukan kebijakan yang dinilai terlalu beresiko sebab dia melepas dua penyerang seperti Romelu Lukaku dan juga Alexis Sanchez. Padahal keduanya merupakan penyerang yang terjamin untuk menjebol gawang lawan. Solskjaer bahkan dengan beraninya tidak mencari seorang penyerang pengganti untuk keduanya. Dimana ia lebih mengandalkan Marcus Rashford dan juga Anthony Martial dilini depan.

Namun bagi Schoels yang pernah menjadi salah satu pemain penting untuk kesuksesan Manchester United dimasa lalu. Menilai jika komposisi penyerang MU sudah sangat benar-benar buruk. Tercatat MU hanya berhasil menyarankan 9 gol dari enam pertandingan yang sudah dijalani. Itu artinya MU hanya mampu menciptakan 1,5 gol dalam satu pertandingan.

”Kedua penyerang seperti Rashford dan juga Martial bukanlah seorang penyerang murni. Mereka kerap bermain melebar dan tidak fokus pada satu posisi. Jika mereka ingin mencari banyak gol maka tempatkan seorang penyerang yang bisa mencetak banyak gol tanpa bermain melebar. Jadi anda tidak yakin dengan posisi keduanya.” terang Scholes.

Menurut pandangan Scholes jika Manchester United ingin bersaing untuk memenangkan trofi maka klub harus menyediakan setidaknya empat penyerang tengah. Dimana hal tersebut akan menjamin gol untuk klub yang berbasis di Old Trafford ini.

”Dimasa lalu United memiliki setidaknya empat penyerang tajam termasuk Solskjaer didalamnya. Saya tidak mengerti bagaimana mungkin klub yang ia tangani hanya memiliki tiga penyerang muda yang kualitasnya belum terwuji? itu sangat mengerikan.” ucap Scholes kepada Skysport.

Juve Menolak Tawaran Barca Untuk Datangkan Luis Suarez


Danskos-shoes.com
– Ada kabar dari media Spanyol menyebutkan jika raksasa Barcelona siap untuk menjual penyerang utama mereka yakni Luis Suarez. Nah kabarnya menyebutkan jika Juventus berniat untuk mendatangkan Suarez pada bursa transfer musim ini.

Nama Luis Suarez memang bisa dikatakan salah satu penyerang mematikan di dunia. Ia sudah menjelma sebagai mesin gol yang produktif untuk Barcelona. Disamping itu penyerang asal Uruguay juga sudah memberikan banyak trofi untuk Barcelona yang ia bela sejak musim 2015 yang lalu.

Akan tetapi kondisi Suarez sendiri masih sering dibekap cedera, hingga muncul laporan yang menyebutkan jika Barcelona tertarik melepas penyerang berusia 32 tahun itu pada musim ini. Mereka bahkan sudah menghubungi Juventus yang kabarnya berminat untuk mendatangkan eks penyerang Liverpool itu.

Suarez sendiri sudah membela Barca sejak lima musim yang lalu, dia di datangkan dari Liverpool dengan harga mencapai 65 juta poundsterling kala itu. Dan sang penyerang sudah mengoleksi 177 gol dari 245 pertandingan yang sudah ia jalani bersama Barcelona.

Nah, Barca sendiri memang sedang ingin menjual beberapa pemainnya, teranyar mereka telah melepas Phillippe Coutinho ke Bayern Munchen dengan status pinjaman selama semusim. Kini kabarnya Barca juga akan melepas Luis Suarez, mereka sedang membutuhkan dana untuk mendatangkan Neymar kembali dari PSG.

Neymar sendiri memang sedalam dalam rencana untuk kembali ke Camp Nou, tetapi langkahnya untuk kembali ke Barceloan tidaklah mudah. Sebab PSG meminta bayaran mencapai 300 juta euro untuk bisa memiliki pemain timnas Brasil. Dan Barcelona sangat berharap jika Juventus mau untuk membeli Luis Suarez demi bisa menambah biaya untuk mendatangkan Neymar kembali ke Spanyol.

Perez : Real Madrid Terlalu Terlena Dengan Keberhasilan Mereka Meraih Banyak Trofi

Danskos-shoes.com – Real Madrid memang musim lalu mengakhiri musim tanpa memenangkan satu trofi bergengsi pun. Di ajang Liga Champions saja mereka yang merupakan juara bertahan 3 musim berturut-turut pun harus bertekuk lutut ditangan Ajax Amsterdam dibabak 16 besar. Performa menurun Real Madrid pun mendapatkan tanggapan dari sang Presiden yaitu Florentino Perez.

Seperti yang sudah diketahui jika pada musim lalu Real Madrid harus ditinggal pergi sosok penting seperti Cristiano Ronaldo maupun Zinedine Zidane. Keduanya meninggalkan klub setelah berhasil mempertahankan Liga Champions Eropa selama tiga musim beruntun. Ditinggal pergi Ronaldo dan Zidane justru memberikan malapetaka untuk Loss Galticos.

Mereka bahkan harus memecat dua pelatih mereka dalam kurun tidak sampai semusim penuh sebelum pada akhirnya Zidane kembali dipertengahan musim dan menangani Karim Benzema dkk.

Kepergian sosok Ronaldo jelas membuat Real Madrid kehilangan mesin gol mereka yang dalam 9 musim terakhir menjadi andalan untuk menjebol jala lawan. Tidak hanya itu mentalitas yang diberikan Ronaldo sungguh begitu luar biasa dalam ruang ganti Santiago Bernabue hingga mereka menjadi tim yang begitu disegani. Kepergian Ronaldo menjadi bummerang untuk Real Madrid.

Namun Florentino Perez menilai jika kepergian Ronaldo dan Zidane tidak terlalu berpengaruh banyak. Ia merasakan jika para skuat Madrid saat ini hanya lupa dan kehilangan rasa lapar. Ia pun berharap dengan kembalinya Zidane para skuat Real Madrid bisa menjadi tim yang memiliki tujuan untuk meraih banyak trofi.

”Kita tahu tim ini musim lalu tidak bekerja dengan baik, kami merasa beberapa hal hilang tetapi bukan karena beberapak orang pergi dari tim ini. Ini lebih kepada arah dan tujuan para pemain yang ada saat ini. Mereka harus menjadi tim yang lapar seperti beberapa musim terakhir. Saya berharap pelatih bisa memberikan semangat untuk para pemain untuk bisa menjadi tim yang memiliki tujuan karena kami lupa dengan apa yang sudah kami dapatkan dan kami terlena akan hal itu.” ucap Florentino Perez.

Nicolas Pepe Bisa Jadi Pemain Menakutkan Bagi Klub-Klub Inggris

Danskos-shoes.com – Nwankwo Kanu yang merupakan mantan pemain Arsenal mengatakan jika dirinya begitu yakin jika Nicolas Pepe adalah pembelian yang tepat untuk The Gunners. Kanu juga menambahkan jika kehadiran Pepe dalam skuat penyerangan manajer Unai Emery akan membuat banyak lawan-lawannya takut untuk menghadapi mereka.

Nicolas Pepe sendiri menjadi baru yang didatangkan oleh Arsenal pada musim ini, ia direkrut dengan biaya mencapai 72 juta poundsterling dari klub asal Ligue-1 Lille. Kehadiran Pepe digadang-gadang untuk memaksimalkan sektor sayap Arsenal yang cendrung terlalu lemah dan sering mengandalkan Pierick Emerick-Aubameyang untuk bermain lebih melebar.

Nah, keberhasilan Arsenal untuk mendatangkan Nicolas Pepe sendiri tidaklah mudah. Sebab mereka bersaing dengan banyak klub top eropa lainnya, semisal Napoli, Inter Milan, Liverpool dan juga Man United. Akan tetapi Arsenal menjadi klub yang beruntung dan berhasil membujuk Pepe untuk bergabung dengan klub yang bermarkas di Stadion Emirates itu.

Keberhasilan Arsenal menjadi pemenang untuk mendatangkan Nicolas Pepe pada bursa transfer musim panas ini mendapatkan komentar dari eks pemain mereka yaitu Nwankwo Kanu. Kanu menyakini Pepe adalah pemain yang bagus dan tepat untuk dibeli oleh Meriam London.

”Dia adalah pemain yang bagus, musim lalu dia mencetak banyak gol dan assist di Prancis.”

”Saya pikir Arsenal sangat beruntung bisa mendapatkan Pepe karena kita akan tahu akan menjadi seperti pemain apa dia dimasa depan. Karena begitu banyak klub yang ingin mendatangkannya. Saya pikir akan banyak klub yang takut untuk melihat perkembangan Nicolas Pepe bersama Arsenal dimasa depan. Karena dia adalah pemain luar biasa.” terang Nwankwo Kanu.

Zidane : Dua Gol Bale Bagus Untuk Kami, Karena Kami Terhindar Dari Kekalahan

Danskos-shoes.com – Pertandingan melawan Virallareal di ajang La Liga Jornada ke-3, Real Madrid hampir tumbang andai kata Gareth Bale tidak mencetak gol penyeimbang. Namun sayang pemain asal Wales itu justru harus terkena kartu merah usai yang bersangkutan melakukan pelanggaran kembali usai mendapatkan kartu kuning kedua. Ia pun harus diusir dari laparangan dengan tersisa 1 menit lagi sebelum pertandingan berakhir.

Gareth Bale sendiri berhasil tampil begitu fenomenal yang bersangkutan berhasil menjawab kritikan dari berbagai pihak termasuk Zidane. Zidane sendiri mempercayakan sang pemain untuk bermain dari menit awal melawan Villareal pada Minggu 1 September 2019. Laga itu berakhir 2-2 dan Bale memborong semua gol Madrid atas pertandingan tersebut.

Mendapatkan kartu merah di  menit-menit akhir membuat pemain berusia 30 tahun tersebut tidak akan tampil pada pertandingan berikutnya. Namun pelatih Zinedine Zidane tidak terlalu perduli dengan apa yang terjadi dengan eks pemain Tottenham ini.

Zidane tidak terlalu mau membahas insiden Bale yang diusir ia justru memuji sang pemain karena berhasil mencetak dua gol dan menghindarkan Loss Blanccos dari kekalahan.

”Dia mendapatkan dua kartu kuning lalu pergi, dia tidak akan bermain pada pertandingan berikutnya. Saya pikir itu akan sangat bagus untuk dirinya, itu akan menjadi istirahat yang akan memulihkannya dan jeda International akan segera dimulai. Jadi dia siap akan pertandingan EURO dan untuk waktu istrirahat yang cukup sebelum bergabung kembali dengan kami.” ujar Zidane.

”Apa yang dilakukan oleh Gareth Bale malam ini sungguh positive, dia menjadi pemain penting untuk kami. Dan saya harap kedepannya dia tetap bisa menunjukan kosistensi terhadap permainannya.”

Emery : Kami Masih Membutuhkan Ozil

Danskos-shoes.com – Pelatih Arsenal Unai Emery kembali menegaskan jika dirinya dan klub masih menginginkan tenaga dari gelandangnya Mesut Ozil. Emery menilai jika Ozil dapat tampil lebih baik lagi untuk The Gunners sebab itu dirinya merasa sang pemain harus segera mengeluarkan kualitas sebenarnya yang ada pada dirinya.

Nama Mesut Ozil memang sedang masuk dalam berbagai rumor kepindahan ke klub lain. Hal itu dikarenakan performannya yang tak kunjung stabil pada musim lalu. Ozil seperti mengalami penurunanan performa kendati pada tur pramusim bersama Arsenal musim ini yang bersangkutan berhasil mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Tetapi ketika dimulainya EPL ia justru tidak mendapatkan kebugaran yang baik.

Apalagi beberapa waktu yang lalu sang gelandang hampir saja terkena perampokan bersama rekan setimnya Sead Kolasinac. Keduanya hampir terkena senjata tajam usai akan dirampok pada di jalan raya. Hal itu kabarnya ikut berdampak terhadap kesehatan mental Ozil. Dirinya diberitakan mengalami panik dan sedikit kekhawatiran.

Nah, Arsenal sendiri yang dinaungi oleh Unai Emery kabarnya akan memberikan jam bermain untuk Ozil kala timnya akan menghadapi Tottenham Hotspurs dalam lanjutan Premier League pekan ke-4. Laga ini adalah laga bertajuk Bigmatch atau Derby London Utara.

Memang kini Unai Emery sudah memiliki gelandang baru yaitu Dani Ceballos, akan tetapi sang pelatih kabarnya masih membutuhkan Ozil untuk menjadi pemain kreatif lainnya yang bisa membongkar pertahanan lawan. Dan Emery sendiri berharap Ozil bisa secepatnya  bermain dan membantu Meriam London untuk menghadapi beberapa pertandingan yang penting untuk Arsenal.

”Ozil adalah pemain yang hebat, kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Tetapi dia harus latihan dengan baik, pekan lalu kami tidak siap untuk memainkannya melawan Liverpool karena dia belum fit dengan baik. Kami masih membutuhkannya musim ini. Dia adalah pemain pembeda bagi kami jadi saya tegaskan masa depannya masih sama dia akan tetap berada di Emirates.” tutur Unai Emery.

Rakitic Dikabarkan Akan Segera Hengkang ke Juventus

Danskos-shoes.com – Barcelona nampaknya tidak hanya akan mendatangkan pemain baru mereka juga sedang dilaporkan akan segera melakukan cuci gudang besar-besaran. Sebab musim ini mereka sudah kedatangan dua pemain baru dengan harga mahal. Barca sendiri sudah sukses melepas Philippe Coutinho dengan status pinjaman ke Bayern Munchen.

Nah, Coutinho sendiri bukan pemain terakhir yang kabarnya akan dilepas oleh Blaugrana. Kabarnya mereka juga sedang dalam upaya untuk menjual gelandang andalan mereka yaitu Ivan Rakitic.  Pemain timnas Kroasia ini sendiri diberitakan akan segera bergabung dengan juara bertahan Serie A musim lalu Juventus.

Meski menjadi pemain adalan Barcelona dalam beberapa musim terakhir. Rakitic dinilai pemain yang sudah menurun kualitasnya mengingat usia yang sudah tidak muda yaitu 31 tahun membuat manajemen Barcelona sudah siap melepaskan mantan pemain Sevilla ini

Bukan hanya faktor usia saja, Barca juga sudah kedatangan Frankie De Jong yang memiliki posisi yang sama dengan Raktiic, yaitu Central Midfilder. Dengan masih banyak pemain seperti Sergio Busquet,Arturo Vidal dan juga Joe Arthur membuat Barcelona mempertimbangkan melepas Ivan Rakitic.

Barcelona sendiri bukan mencoba menjual Rakitic dengan cuma-cuma mereka menawarkan kepada banyak klub untuk bisa mendatangkan sang pemain. Salah satu pemain yang sempat ditawarkan adalah PSG. Klub asal Prancis itu kabarnya sempat tertarik dengan Rakitic akan tetapi Barcelona berupaya untuk melepas Raktic dengan skema pertukaran pemain dimana nama Neymar merupakan menjadi bagian tersebut. PSG pun langsung menolak proposal tersebut.

Kini ada nama Juventus yang tertarik mendatangkan Rakitic, kabarnya mereka siap untuk menggelontorkan dana besar agar bisa mendatangkan sang gelandang pada musim ini. Mereka membutuhkan pemain seperti Rakitic dikarenakan pengalamannya di Liga Champions akan sangat berguna untuk I Biancconerri.

Juve Masih Belum Bermain Dengan Sesuai Harapan

Danskos-shoes.com – Maurizio Sarri tidak bisa menemani skuat Juventus untuk bermain melawan Parma dalam laga perdana Serie A pada Minggu 25 September 2019. Sang Alentore harus di rawat karena mengalami sakit paru-paru dalam beberapa pekan mendatang. Sebab itu yang menggantikan Sarri sementara adalah Giovanni Martusciello  yang merupakan assistennya di Juventus. Giovani sendiri menerangkan jika timnya ketika bermain melawan Parma memang tidak tampil terlalu maksimal pada pertandingan tersebut.

Pertandingan melawan FC Parma sendiri bukanlah pertandingan yang mudah, Juve sempat kuwalahan dalam menghadapi Ducali di stadion Ennio Tardini. Juve hanya mampu memenangkan pertandingan lewat gol tunggal yang dicetak oleh Giorgio Chiellini.

Sang assistant pelatih yakni Giovanni pun merasa puas dengan hasil itu meski permainan Juventus masih belum tampil dengan baik.

”Babak pertama membuat jalan pertandingan terlihat mudah.” ujar Giovanni.

Sayang pada babak kedua Juventus justru harus mengalami penurunan perform yang membuat mereka memberikan keleluasaan kepada tim tuan rumah untuk menciptakan banyak peluang ke gawang mereka.

”Pada babak kedua kami tidak bermain cukup baik, saya pikir itu karena cuaca yang menjadi lebih panas. Dan persiapan kami juga menjadi salah satu hal yang mempengaruhi akan hal itu.”

”Saya lebih menyukai babak pertama karena kami lebih mendominasi pertandingan dan juga menciptakan peluang.”

Namun yang menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut terlihat jika Juventus masih belum memainkan para pemain baru dan muda seperti Matthijs De Ligt, Adrien Rabiot dan juga Aaron Ramsey. Giovanni lebih memilih pemainnya yang menjadi skuat utama musim lalu.