Anal Seks?, Ini Alasan Untuk Menolak Melakukannya

Anal seks adalah kegiatan seksual yang menjadikan anus sebagai tempat masuknya penis. Meski aktivitas seksual seperti ini tabu, tidak sedikit juga pasangan yang ingin mencoba melakukannya karena penasaran.

Di balik rasa penasaran, hal yang wajib kamu ketahui sebelum melakukan anal seks adalah faktor kebersihan dan resikonya. Hal ini juga yang mendasari alasan beberapa pasangan engan melakukan anal seks. Jika kamu tidak ingin melakukannya juga, berikut ini ada beberapa alasan yang bisa kamu gunakan untuk menolaknya.

AKtivitas Yang Jorok

Faktor kebersihan sering menjadi perdebatan mengenai anal seks yang sulit untuk di katakan tepat. Pada dasarnya, anus merupakan jalan keluarnya kotoran dari tubuh sehingga berhubungan intim melalui area tersebut tidak bisa di benarkan.

Tidak sedikit juga pasangan yang menganggap anal seks adalah aktivitas yang jorok. Bercinta dengan cara ini juga bisa merusak hakikat sebenarnya dari berhubungan intim yang lembut dan penuh kenikmatan.

Rasa Nyeri Di Area Anus

Fungsi anus dengan vagina tentu saja berbeda. Otot-otot di kedua bagian itu juga berbeda sehingga sangat tidak tepat apabila di jadikan tempat melakukan hubungan intim.

Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi adalah timbulnya rasa nyeri pada area anus. Saat pertama kali melakukan anal seks, rasa nyeri ini bisa di pastikan akan muncul saat melakukan kegiatan tersebut.

Masih Ada Cara Lain Untuk Becinta

Menolak untuk melakukan hubungan anal seks juga menjadi hak bagi setiap pasangan. Sebab, kenyamanan dan keaman saat bercinta merupakan hal pertama yang wajib di pertimbangkan.

Selain itu, cara lain untuk bercinta terbilang masih banyak dan lebih benar. Dengan begitu, anal seks bisa kamu jadikan pilihan kedua apabila kamu sudah siap dengan berbagai resikonya.

Samua alasan yang ada mengenai anal seks rata-rata berkaitan dengan kesehatan. Banyak resiko berbahaya yang bisa kamu dapatkan jika nekat melakukannya tanpa pertimbangan terlebih dahulu. Sebaiknya pikir-pikir dahulu sebelum melakukan anal seks, ya!

3 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Saat Punya Pasangan

Memiliki seorang pendamping hidup atau pasangan pasti membuat hidup kita jadi lebih berwarna. Tapi masalah yang datang sering kali buat cintamu dan dia penuh dengan cobaan. Meski begitu, kebersamaan dan rasa saling percaya membuat hubungan yang kalian jalani bisa tetap kokoh.

Jika sudah memiliki pasangan, ada beberapa hal yang harus kamu pertanggung jawabkan. Apa saja tanggung jawab tersebut? Simak ulasan di bawah ini yuk.

Bersikap Sewajarnya Ketika Berinteraksi Dengan Lawan Jenis

Ketika sudah memiliki pasangan, wajib hukumnya untuk kamu bisa menjaga sikap saat berinteraksi dengan lawan jenis meskipun itu adalah teman dekatmu. Sebab, statusmu yang sekarang sudah menjadi pasangan sesorang. Maka dari itu, bersikaplah sewajarnya dan tidak berlebihan dalam hal kontak fisik.

Mungkin hal semacam itu sudah biasa bagimu, tapi bagi pasaganmu itu hal yang tidak benar. Pasanganmu pasti akan cemburu saat melihat kamu terlalu dekat dengan lawan jenismu.

Meluangkan Waktu Untuk Pasangan

Sepertinya tidak ada bedanya punya pasangan dan tidak punya pasangan jika tidak ada waktu untuk bersama. Untuk menciptakan hubungan yang harmonis di butuhkan pendekatan dan pertemuan yang lebih intens. Oleh sebab itu, kamu harus siap meluangkan waktumu sedikit untuk pasanganmu meski sibuk.

Di awal pacaran, kamu pasti merasa ingin selalu ada di dekatnya. Maka itu, hal seperti ini seharusnya bisa kamu lakukan tanpa harus di minta.

Mendiskusikan Semua Hal Yang Bersangkutan Dengan Hubungan

Saat kamu masih jomblo, mungkin membuat sebuah keputusan adalah hal yang bisa kamu lakukan sendiri. Sebaliknya, saat sudah mempunyai pasangan kamu juga haru melibatkan dirinya dalam membuat keputusan. Terlebih lagi hal itu berkaitan dengan hubungan kalian. Hal ini sangat wajib, sebab ia  berhak memberikan pendapat.

Contohnya, kamu harus pergi keluar kota di karena ingin mengambil pekerjaan dengan jabatan tinggi. Itu tentu saja membuat hubungan kalian harus LDR. Kondisi seperti inilah kamu harus melibatkan dia dalam mengambil keputusan. Sebab jarak akan berpengaruh dalam hubungan kalian.

Tanggung jawab setelah memiliki pasangan memang berat. Namun itu semua adalah proses yang harus kamu jalani karena sudah bernai menjalin hubungan.