Perez : Real Madrid Terlalu Terlena Dengan Keberhasilan Mereka Meraih Banyak Trofi

Danskos-shoes.com – Real Madrid memang musim lalu mengakhiri musim tanpa memenangkan satu trofi bergengsi pun. Di ajang Liga Champions saja mereka yang merupakan juara bertahan 3 musim berturut-turut pun harus bertekuk lutut ditangan Ajax Amsterdam dibabak 16 besar. Performa menurun Real Madrid pun mendapatkan tanggapan dari sang Presiden yaitu Florentino Perez.

Seperti yang sudah diketahui jika pada musim lalu Real Madrid harus ditinggal pergi sosok penting seperti Cristiano Ronaldo maupun Zinedine Zidane. Keduanya meninggalkan klub setelah berhasil mempertahankan Liga Champions Eropa selama tiga musim beruntun. Ditinggal pergi Ronaldo dan Zidane justru memberikan malapetaka untuk Loss Galticos.

Mereka bahkan harus memecat dua pelatih mereka dalam kurun tidak sampai semusim penuh sebelum pada akhirnya Zidane kembali dipertengahan musim dan menangani Karim Benzema dkk.

Kepergian sosok Ronaldo jelas membuat Real Madrid kehilangan mesin gol mereka yang dalam 9 musim terakhir menjadi andalan untuk menjebol jala lawan. Tidak hanya itu mentalitas yang diberikan Ronaldo sungguh begitu luar biasa dalam ruang ganti Santiago Bernabue hingga mereka menjadi tim yang begitu disegani. Kepergian Ronaldo menjadi bummerang untuk Real Madrid.

Namun Florentino Perez menilai jika kepergian Ronaldo dan Zidane tidak terlalu berpengaruh banyak. Ia merasakan jika para skuat Madrid saat ini hanya lupa dan kehilangan rasa lapar. Ia pun berharap dengan kembalinya Zidane para skuat Real Madrid bisa menjadi tim yang memiliki tujuan untuk meraih banyak trofi.

”Kita tahu tim ini musim lalu tidak bekerja dengan baik, kami merasa beberapa hal hilang tetapi bukan karena beberapak orang pergi dari tim ini. Ini lebih kepada arah dan tujuan para pemain yang ada saat ini. Mereka harus menjadi tim yang lapar seperti beberapa musim terakhir. Saya berharap pelatih bisa memberikan semangat untuk para pemain untuk bisa menjadi tim yang memiliki tujuan karena kami lupa dengan apa yang sudah kami dapatkan dan kami terlena akan hal itu.” ucap Florentino Perez.

Nicolas Pepe Bisa Jadi Pemain Menakutkan Bagi Klub-Klub Inggris

Danskos-shoes.com – Nwankwo Kanu yang merupakan mantan pemain Arsenal mengatakan jika dirinya begitu yakin jika Nicolas Pepe adalah pembelian yang tepat untuk The Gunners. Kanu juga menambahkan jika kehadiran Pepe dalam skuat penyerangan manajer Unai Emery akan membuat banyak lawan-lawannya takut untuk menghadapi mereka.

Nicolas Pepe sendiri menjadi baru yang didatangkan oleh Arsenal pada musim ini, ia direkrut dengan biaya mencapai 72 juta poundsterling dari klub asal Ligue-1 Lille. Kehadiran Pepe digadang-gadang untuk memaksimalkan sektor sayap Arsenal yang cendrung terlalu lemah dan sering mengandalkan Pierick Emerick-Aubameyang untuk bermain lebih melebar.

Nah, keberhasilan Arsenal untuk mendatangkan Nicolas Pepe sendiri tidaklah mudah. Sebab mereka bersaing dengan banyak klub top eropa lainnya, semisal Napoli, Inter Milan, Liverpool dan juga Man United. Akan tetapi Arsenal menjadi klub yang beruntung dan berhasil membujuk Pepe untuk bergabung dengan klub yang bermarkas di Stadion Emirates itu.

Keberhasilan Arsenal menjadi pemenang untuk mendatangkan Nicolas Pepe pada bursa transfer musim panas ini mendapatkan komentar dari eks pemain mereka yaitu Nwankwo Kanu. Kanu menyakini Pepe adalah pemain yang bagus dan tepat untuk dibeli oleh Meriam London.

”Dia adalah pemain yang bagus, musim lalu dia mencetak banyak gol dan assist di Prancis.”

”Saya pikir Arsenal sangat beruntung bisa mendapatkan Pepe karena kita akan tahu akan menjadi seperti pemain apa dia dimasa depan. Karena begitu banyak klub yang ingin mendatangkannya. Saya pikir akan banyak klub yang takut untuk melihat perkembangan Nicolas Pepe bersama Arsenal dimasa depan. Karena dia adalah pemain luar biasa.” terang Nwankwo Kanu.

Seharunya Alexis Sanchez Gabung Man City Bukan Man United

Danskos-shoes.com – Banyak yang menyangkan jika kesalahan Alexis Sanchez yang justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United ketimbang Manchester City. Jika dirinya memilih bergabung dengan City mungkin pemain timnas Chile sudah menjadi penyerang utama bersama Sergio Aguero dilini depan The Cityzens.

Manchester United sendiri pada bursa transfer musim panas ini sudah mendatangkan tiga pemain baru.  Dari tiga pemain tersebut, MU harus mengeluarkan total 150 juta poundsterling.  Nama Harry Maguire merupakan pemain termahal yang didatangkan MU pada musim ini dengan 80 juta poundsterling.

Namun kedatangan pemain baru juga membebani struktur keuangan klub, dimana MU juga ingin memiliki rencana untuk melepas para pemain yang tidak berkontribusi untuk klub. Satu nama yang menjadi perbincangan adalah masa depan Alexis Sanchez yang dikabarkan sedang dalam pintu keluar Old Trafford. Setelah menjual Lukaku MU kabarnya akan ditinggal pergi oleh Sanchez karena ia merasa dikucilkan di klub dan tidak mendapatkan jam bermain yang banyak kendati ia ingin menunjukan kualitasnya belum habis bersama United.

Beberapa waktu yang lalu sempat ada kabar yang menyebutkan jika Inter Milan mencoba mendatangkan Sanchez pada musim ini. Mereka ingin mendatangkan sang winger karena situasi sang pemain masih tidak jelas di klub. Dalam laporan yang sama juga menyebutkan jika  MU dan Inter Milan sudah berjumpa untuk bernegosiasi dengan peluang pemain timnas Chile itu untuk bereuni dengan Romelu Lukaku yang terlebih dahulu bergabung.

Namun menurut jurnalis Skysport yakni John Cross ia merasa jika Sanchez harusnya menyesal dengan pilihannya dua musim lalu. Sebab sebelum bergabung dengan MU ia menjadi pemain yang begitu diandalkan oleh Arsenal dilini depan. Ia bahkan manjadi top skor bagi publik Emirates dalam beberapa musim terakhir. Namun ketika kontraknya hampir habis ia justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United, padahal Pep Guardiola sudah memintanya untuk bergabung dengannya di Manchester City.

Hingga pada akhirnya ia memilih bergabung dengan MU, dan justru tampil melempem hingga sekarang. Ia dinilai adalah pemain yang gagal di MU apalagi dengan gaji yang begitu tinggi yang didapatkannya di Manchester United membuat banyak pemain utama MU yang merasa kecewa atau iri dengannya.

”Jika dia bergabung dengan City, saya pikir dia masih bisa mencetak 15-10 gol musim lalu. Guardiola sangat mengetahui kualitas Alexis, ia pernah menanganinya di Barcelona. Namun justru ia memilih Jose Mourinho yang memiliki gaya bermain berbeda dengan yang dia mainkan. Saya tidak tahu apa hasrat Alexis bergabung dengan United. Apakah karena gaji yang ia dapatkann atau karena MU atau karena Mourinho. Dengan gaji tertinggi di United jelas ruang ganti United menjadi masalah dengan kedatangannya karena ada beberapa pemain yang lebih berkontibusi tidak mendapatkan bayaran yang sesuai.” ujar John Cross.