Hal Menyebalkan Ketika Punya Pacar Over Protektif

Kamu pernah punya pacar yang over protektif? Kamu pernah merasa sebel ngak sih sama sikapnya yang seperti itu? Kalau kebanyakan orang yang di tanya seperti itu pasti jawabannya, iya sangat menyebalkan. Bagai mana tidak, sanking protektiffnya pasangan, mereka sampai melewati batasan-batasan tertentu sampai mengatur kehidupan pasanganya.

Sikap yang suka mengatur-atur ini jadi salah satu hal yang tidak di sukai, orang yang over protektif bahkan tidak segan-segan mengomentari dan mengatur cara berpakaian pasangannya. Wah, kalau sudah seperti ini, siapa yang tahan dan tidak kesal ya. Sanking tidak tahan dengan sikap pasangan seperti ini, tidak sedikit orang yang memilih menyudahi hubunganya.

Selain suka mengatur, ada beberapa hal menyebalkan lainnya yang bisa kamu rasakan saat memiliki pasangan over protektif. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Suka Mengatur Kehidupan Pasangan

Seseorang yang over protektif senang sekali mengatur kehidupan pasangnya. Seharusnya mereka menyadari bahwa yang mereka lakukan adalah tindakan yang salah. Misalnya, mereka ingin pasanganya makan ini dan itu, cara mereka makan seperti ini, itu.

Tidak hanya itu, mereka juga suka mengatur kehidupan pasangan dalam hal apapun. Padahal, apa yang dia lakukan bisa membuat pasanganya sebal dan memutuskan untuk mengkahiri hubungan. Kalau kamu yang over protektif, segera kurangi, ya!

Curiga Tidak Jelas

Hal menyebalkan lainnya dari seorang yang over protektif, yaitu suka curiga tanpa kejelasan. Mengikuti dirimu kemanapun, menjadi salah satu bukti kecurigaanya padamu. Untuk menghilangkan rasa curiga itu, mereka bahkan mau ikut kemanapun kamu pergi.

Perlu di ingat, kamu maupun pasanganmu bukanlah anak kecil lagi yang harus terus di ikuti orang tuanya. Setiap orang harus memiliki kebebasanya, hilangkan rasa curiga ngak jelas itu! Sikap seperti ini hanya akan membuat hidup pasangan tertekan dan tidak bahagia.

Perhatian Yang Berlebih

Kalau mendapat perhatian dari pacar semestinya kita senang dong, tapi beda lagi ceritanya kalau perhatian yang di berikan sudah melewati batas wajar. Alih-alih senang, kita malah akan menjadi sebal. Tidak di perhatikan salah, di perhatikan berlebih juga salah. Jadi berikan perhatian yang wajar-wajar saja.

Perhatian berlebih hanya akan membuat pasangan jadi sebal dan ilfiel, karena mereka merasa  di perlakukan seperti anak kecil.

Nah, itulah yang akan kamu rasakan jika memiliki pasangan over protektif. Meski maksud dan tujuan mereka ingin melindungi, tapi tindakan yang di lakukan secara berlebih juga tidak akan baik.

3 Kebiasaan Saat Pacaran Ini Tidak Baik Di Masa Depan

Menjalin status pacaran dengan seseorang menjadi momen pengenalan lebih dalam antara kamu dan pasangan. Saat hubungan yang di jalin sudah lama, kita pasti semakin paham dan tahu betul kebiasaan hingga sifat buruk yang di miliki pasangan.

Tapi, ada pula kebiasaan di saat pacaran yang bisa bawa pengaruh buruk pada hubungan itu sendiri. Waspada, berikut ini ada beberapa kebiasaan saat pacaran yang justru tidak baik untuk hubunganmu di masa depan. Yuk, simak ulasannya di bawah.

Pacar Jadi Segala-galanya

Tidak perlu heran, namanya pacaran dan terlebih lagi masih di masa-masa kasmaran, pasangan pasti akan di jadikan segala-galanya dalam hidup. Seakan-akan hidup itu hanya ada dia seorang, lamabat laun kita sendiri akan lupa dengan kehidupan pribadi dan hanya memperdulikan pacar.

Cara berpikir seperti ini harus di hilangkan. Sebab, kita masih memiliki hubungan lain, seperti keluarga, teman, dan sahabat yang sudah berlangsung sejak lama. Jangan hanya karena ada pacar kita jadi lupa dengan mereka semua.

Jadi Supir Antar Jemput

Kebiasaan antar jemput pasangan memang bukan hal baru lagi di jaman sekarang. Walau ada pepatah “kalau cinta butuh pengorbanan”, itu bukan berarti seluruh waktu dan tenaga yang kamu miliki hanya untuk dia. Apalagi jadi supirnya.

Jauh lebih baik kalau kamu mengajarkan dia tentang kemandirian dan tidak semuanya harus bergantung padamu. Antar jemput boleh saja, karena itu termasuk bentuk kasih sayang dan kepedulian. Tapi, itu tidak bisa di jadikan kebiasaan. Apalagi permohonan seperti itu sudah menyulitkan kamu.

Memenuhi Semua keinginananya

Kalau sudah cinta, semua yang di inginkan pacar pasti akan di penuhi. Terkadang rasa gengsi bisa muncul juga kalau barang pemberian pacar di jadikan kebanggan.

Tapi, gaya pacaran seperti ini juga tidak baik untuk kedepannya. Kadang kala kamu juga harus mempertimbangkan dahulu sebelum mengiyakan permintaanya, dan beri dia pamahaman yang tepat.

Selain itu, yang perlu kamu ingat adalah kalian masih berada di tahap pacaran. Jadi jangan terlalu memanjakan pasangan dengan mengiyakan semua keinginannya, terutama yang berkaitan dengan materi.

Umumnya, pacaran memang tidak ada larangannya selama masih dalam batas yang wajar.

Ini Alasan Harus Pertahankan Dia Yang Mau Berjuang Dari Nol

Masing-masing orang memiliki kriteria pasangannya sendiri. Tapi, terkadang ada kualitas yang sering di lupakan atau tidak di perhatikan dan sering di sia-siakan. Yaitu, pasangan yang sudah menemani kamu dari nol.

Siapa saja pasti akan mencintai kamu jika kamu sudah berkecukupan, namun yang mau setia dan selalu percaya ketika kamu kekurangan, menjadikan orang tersebut pribadi yang berkualitas. Oleh karena itu, kamu pasti akan sangat rugi kalau mengabaikannya.

Berikut ini ada beberapa alasan kenapa kamu harus mempertahankan dia yang rela menemanimu dari nol. Yuk, simak alsannya di bawah ini.

Denganya Kamu Lewati Suka Duka Kehidupan.

Tidak mudah jalani hidup denganmu yang belum ada apa-apa. Ada banyak rintangan yang harus kalian hadapi bersama. Sama halnya dengan momen-momen suka yang hanya sederhana, akan tetapi sudah membahagiakan kalian berdua.

Kebersamaan inilah yang menjadikan kalian pribadi tangguh. Bersamanya kamu bisa bertumbuh. Kenangan seperti itu, apakah tidak cukup berharga dan pantas untuk kamu jaga? Perlu di ingat juga, mencapai kondisi kamu yang sekarang ini, di butuhkan banyak perjuangan dan penuh dengan luka-luka kaibat kegagalan.

Kekuatan Mentalnya Sudah Teruji

Bukan hanya romantis saja, dalam membangung sebuah hubungan juga di butuhkan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai masalah sama-sama. Untuk masalah satu ini, pasanganmu tentu saja tidak perlu di ragukan lagi ketahanan mentalnya.

Di saat yang lain tidak mempercayai mimpimu, doi justru yang menyakini dan mempercayaimu, bahwa kamu bisa mengapai semua itu. Ketika yang lain berusaha mematahkan cita-citamu, dialah yang membuat kamu tetap kuat sekaligus memberi semangat. Dengan mentalnya yang sudah teruji, kamu masih yakin mau melepasnya?

Banyak Konflik Yang Berhasil Kalian Berdua Hadapi

Bukan hal yang mudah menemanimu dari nol. Dengan banyaknya tekanan dalam kehidupannmu, hubungan kalian juga ikut terkenap dampaknya.

Mungkin sudah tidak bisa di hitung dengan jari lagi berapa banyak konflik yang terjadi pada kalian, dan syukurnya, berbagai konflik tersebut bisa kalian hadapai bersama. Jika di bandingkan dengan hubungan orang lain, hubungan yang kalian bangun sudah termasuk matang. Hal semacam ini belum tentu bisa kamu dapatkan jika berpasangan dengan orang lain lagi.

Memang tidak semua orang bisa mendapatkan pasangan yang setia dalam suka maupun duka. Maka dari itu, jika ia adalah orang yang sudah setia menemani kamu dari nol, jangan di sakiti apalagi di sia-siakan. Kualitas yang ia miliki sudah sangat terjamin.

Sikap Mesra Yang Tidak Di Sukai Pasangan, Malah Bikin Sebel

Kemesraan dalam hubungan menjadi kunci utama keberhasilan dan harapan setiap pasangan, itu sudah semestinya kamu berikan dan dapatkan. Tapi, dia juga bisa membedakan mana mesramu yang benar-benar tulus dan yang ada maunya lho.

Bukan buat dia bahagia dan tersanjung, sikap mesramu yang ada maunya itu hanya akan membuat ia semakin sebel. Perlu kamu tahu, berikut ini ada beberapa sikap mesra yang tidak di sukainya.

Pahami dan pelajari supaya tidak terulang kembali bila kamu pernah melakukannya.

Mesra Setelah Berbuat Salah

Tidak perlu mengelak lagi, sikap mesra yang kamu lakukan saat berbuat kesalahan pasti semata-mata hanya untuk mendapatkan maaf darinya. Meski hal ini kamu lakukan untuk mencegah kandasnya hubungan kalian, lama-kelamaan pasanganmu juga akan merasa capek.

Perubahan yang terjadi pada dirimu akan terlihat seperti seorang penjilat baginya. Terlebih lagi untuk kamu yang sering membuat kesalahan. Ia tidak akan menjadi lebih baik dengan kemesraanmu itu.

Mesra Karena Ingin Berhubungan Intim

Hubungan seksual mungkin sudah menjadi bagian dalam kehidupan kalian saat sudah menikah, namun sikap mesra yang kamu tunjukan hanya pada saat berada di ranjang tidak akan cukup memuaskan batinnya. Trutama laki-laki, perempuan tidak akan suka di perlakukan seperti ini.

Perempuan lebih suka sikap mesra yang konsisten. Bahkan, ia akan lebih senang jika kemesraan itu di dapat tanpa ada embel-embel berhubungan seksual. Memberi sikap mesra padanya tanpa tujuan minta jatah tidaklah sulit, jadi cobalah bersikpa lebih baik padanya.

Mesra Tapi Ada Syaratnya

Seperti vocer hadiah saja ya, harus ada syaratnya baru bisa di pakai. Misalnya, kamu menginginkan sesuatu darinya, kamu akan berubah menjadi sosok yang sangat hangat dan mesra padanya saat bertemu.

Hal seperti itu tentu saja tidak baik dalam hubungan kalian. Semakin aneh permintaanmu, maka ia akan berpikir dua kali tentang hubungan kalian. Ia juga akan bertanya-tanya tentang ketulusan cintamu. Masa harus memenuhi beberapa persyaratan dahulu untuk bisa dapat senyuman dan gandengan tanganmu?

Sebanarnya hanya cinta tulus darimu padanya yang bisa membuat kamu otomatis bersikap mesra dan hangat. Gak perlu latihan, dari cara kamu memperlakukannya saja sudah bisa memperlihatkan kepribadianmu. Jadi, jangan berpura-pura mesra kepadanya.

Tips Memperbaiki Hubungan Yang Tidak Bahagia Jadi Lebih Baik

Kisah asmara yang di penuhi dengan drama, dari pertengkaran, perjuanganmu yang tidak di anggap, sampai sifat pasangan yang selalu overthinking pasti membuat dirimu tidak nyaman. Mau mengakhiri hubungan, namun masih mencintainya. Bingung sendiri jadinya.

Dari pada putus atau bingung harus berbuat apa, lebih baik memperbaiki hubunganmu denganya. Hubungan tidak bahagia yang kamu jalani bisa di ubah jadi lebih baik lagi. Lantas, bagai mana caranya? Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu coba. Yuk, simak satu-satu.

Cari Tahu Apa Yang Salah Dalam Hubunganmu

Mencari tahu apa yang salah dalam hubungamu adalah langkah pertama yang wajib kamu lakukan. Apakah kamu melanggar janji, komitmen, atau ada kesalahan yang kamu lakukan sehingga masalah terus berdatangan?

Sadar akan kondisi hubungan kalian sangat di perlukan. Jika kesalahan itu ada pada dirimu, maka segera ubah. Dan, kalau ada padanya, coba perjelas dan selesaikan permasalahan itu.

Pikirkan Kelanjutan Hubungan Kalian

Berada dalam hubungan yang di penuhi drama seperti ini pasti membuat dirimu tidak bahagia. Akan tetapi, pilihan untuk putus juga sulit untuk di ambil. Inilah mengapa kamu harus memikirkan kelanjutan hubunganmu, layak atau tidak mempertahankan hubungan yang seperti ini.

Jujur pada diri sendiri juga di perlukan. Jangan sampai langkah yang kamu ambil menjadi penyesalan nantinya. Dalam urusan ini, kebahagian dirimu menjadi hal utama yang harus kamu pikirkan.

Berkomunikasi Dengan Penuh Kejujuran

Bila kamu memilih untuk tetap bertahan dan ingin menciptakan hubungan yang jauh lebih baik, maka jalinlah komunikasi yang baik dengan pasanganmu. Cobalah hargai pasanganmu dan hapuskan sikap menghakimi dalam hubungan kalian.

Segala sesuatu yang bersangkutan dengan hubungan harus di perbaiki dan bicarakan bersama. Saling ambil andil dalam urusan hubungan sehingga hubungan ini bisa menjadi lebih baik lagi.

Hubungan yang tidak bahagia bukan berarti tidak bisa di perbaiki, semua bisa cara bisa kamu coba. Jika kamu dan dia bisa membangun kembali kisah asmara kalian, maka cobalah perbaiki sebelum mengambil keputusan untuk berpisah.

Anal Seks?, Ini Alasan Untuk Menolak Melakukannya

Anal seks adalah kegiatan seksual yang menjadikan anus sebagai tempat masuknya penis. Meski aktivitas seksual seperti ini tabu, tidak sedikit juga pasangan yang ingin mencoba melakukannya karena penasaran.

Di balik rasa penasaran, hal yang wajib kamu ketahui sebelum melakukan anal seks adalah faktor kebersihan dan resikonya. Hal ini juga yang mendasari alasan beberapa pasangan engan melakukan anal seks. Jika kamu tidak ingin melakukannya juga, berikut ini ada beberapa alasan yang bisa kamu gunakan untuk menolaknya.

AKtivitas Yang Jorok

Faktor kebersihan sering menjadi perdebatan mengenai anal seks yang sulit untuk di katakan tepat. Pada dasarnya, anus merupakan jalan keluarnya kotoran dari tubuh sehingga berhubungan intim melalui area tersebut tidak bisa di benarkan.

Tidak sedikit juga pasangan yang menganggap anal seks adalah aktivitas yang jorok. Bercinta dengan cara ini juga bisa merusak hakikat sebenarnya dari berhubungan intim yang lembut dan penuh kenikmatan.

Rasa Nyeri Di Area Anus

Fungsi anus dengan vagina tentu saja berbeda. Otot-otot di kedua bagian itu juga berbeda sehingga sangat tidak tepat apabila di jadikan tempat melakukan hubungan intim.

Kemungkinan terburuk yang bisa terjadi adalah timbulnya rasa nyeri pada area anus. Saat pertama kali melakukan anal seks, rasa nyeri ini bisa di pastikan akan muncul saat melakukan kegiatan tersebut.

Masih Ada Cara Lain Untuk Becinta

Menolak untuk melakukan hubungan anal seks juga menjadi hak bagi setiap pasangan. Sebab, kenyamanan dan keaman saat bercinta merupakan hal pertama yang wajib di pertimbangkan.

Selain itu, cara lain untuk bercinta terbilang masih banyak dan lebih benar. Dengan begitu, anal seks bisa kamu jadikan pilihan kedua apabila kamu sudah siap dengan berbagai resikonya.

Samua alasan yang ada mengenai anal seks rata-rata berkaitan dengan kesehatan. Banyak resiko berbahaya yang bisa kamu dapatkan jika nekat melakukannya tanpa pertimbangan terlebih dahulu. Sebaiknya pikir-pikir dahulu sebelum melakukan anal seks, ya!

3 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Saat Punya Pasangan

Memiliki seorang pendamping hidup atau pasangan pasti membuat hidup kita jadi lebih berwarna. Tapi masalah yang datang sering kali buat cintamu dan dia penuh dengan cobaan. Meski begitu, kebersamaan dan rasa saling percaya membuat hubungan yang kalian jalani bisa tetap kokoh.

Jika sudah memiliki pasangan, ada beberapa hal yang harus kamu pertanggung jawabkan. Apa saja tanggung jawab tersebut? Simak ulasan di bawah ini yuk.

Bersikap Sewajarnya Ketika Berinteraksi Dengan Lawan Jenis

Ketika sudah memiliki pasangan, wajib hukumnya untuk kamu bisa menjaga sikap saat berinteraksi dengan lawan jenis meskipun itu adalah teman dekatmu. Sebab, statusmu yang sekarang sudah menjadi pasangan sesorang. Maka dari itu, bersikaplah sewajarnya dan tidak berlebihan dalam hal kontak fisik.

Mungkin hal semacam itu sudah biasa bagimu, tapi bagi pasaganmu itu hal yang tidak benar. Pasanganmu pasti akan cemburu saat melihat kamu terlalu dekat dengan lawan jenismu.

Meluangkan Waktu Untuk Pasangan

Sepertinya tidak ada bedanya punya pasangan dan tidak punya pasangan jika tidak ada waktu untuk bersama. Untuk menciptakan hubungan yang harmonis di butuhkan pendekatan dan pertemuan yang lebih intens. Oleh sebab itu, kamu harus siap meluangkan waktumu sedikit untuk pasanganmu meski sibuk.

Di awal pacaran, kamu pasti merasa ingin selalu ada di dekatnya. Maka itu, hal seperti ini seharusnya bisa kamu lakukan tanpa harus di minta.

Mendiskusikan Semua Hal Yang Bersangkutan Dengan Hubungan

Saat kamu masih jomblo, mungkin membuat sebuah keputusan adalah hal yang bisa kamu lakukan sendiri. Sebaliknya, saat sudah mempunyai pasangan kamu juga haru melibatkan dirinya dalam membuat keputusan. Terlebih lagi hal itu berkaitan dengan hubungan kalian. Hal ini sangat wajib, sebab ia  berhak memberikan pendapat.

Contohnya, kamu harus pergi keluar kota di karena ingin mengambil pekerjaan dengan jabatan tinggi. Itu tentu saja membuat hubungan kalian harus LDR. Kondisi seperti inilah kamu harus melibatkan dia dalam mengambil keputusan. Sebab jarak akan berpengaruh dalam hubungan kalian.

Tanggung jawab setelah memiliki pasangan memang berat. Namun itu semua adalah proses yang harus kamu jalani karena sudah bernai menjalin hubungan.