Solskjaer : Lingard Masih Akan Jadi Pemain Utama Saya

Danskos-shoes.com – Pelatih Manchester United yaitu Ole Gunnar Solskjaer langsung memasang badan dengan berbagai kritikan yang mengarah kepada Jesse Lingard. Ia merasa kritikan itu tidak adil sebab Lingard adalah pemain penting bagi timnya saat ini. Jess Lingard sendiri mendapatkan kritikan sebab ia gagal mengemban tugas sebagai playmaker untuk memberikan gol dan assist kepada timnya.

Dalam tiga pertandingan terakhir di ajang Premier League, Lingard masih belum menunjukan kualitasnya. Dia gagal memberikan torehan gol beserta assist kepada timnya. Apalagi pada pertandingan melawan Crystal Palace yang membuat MU kalah 1-2 di Old Trafford.  Lingard bahkan kerap kehilangan bola dilini tengah dan membuat pemain seperti Marcus Rashford dan juga Anthony Martial tidak bisa mendapatkan suplay bola dilini tengah.

Bahkan beberapa legenda Manchester United dan juga fans mengecam permainannya yang tidak bagus. Mereka meminta pelatih Ole Gunnar Solskjaer untuk menjualnya saja pada musim ini karena dirinya tidak berkontribusi untuk klub.

Akan tetapi menurut Solskjaer dirinya masih ingin mempertahankan Lingard karena pemain timnas Inggris itu dinilai pemain yang bisa membuat perbedaan dalam hal kecepatan.

”Untuk kasus Jess dia pemain yang kami butuhkan dengan kecepatannya.”

Bahkan manajer asal Norwegia ini menerangkan jika publik Old Trafford terlalu memberikan penghakiman terlalu dini kepada sang pemain. Ia merasa Lingard masih benar-benar dibutuhkan oleh timnya untuk bermain dilini tengah.

”Dia masih belum mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir yang kami jalani. Saya pikir itu tidak masalah karena perannya begitu krusia untuk membantu serangan.” ujar Ole Gunnar Solskjaer.

Seharunya Alexis Sanchez Gabung Man City Bukan Man United

Danskos-shoes.com – Banyak yang menyangkan jika kesalahan Alexis Sanchez yang justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United ketimbang Manchester City. Jika dirinya memilih bergabung dengan City mungkin pemain timnas Chile sudah menjadi penyerang utama bersama Sergio Aguero dilini depan The Cityzens.

Manchester United sendiri pada bursa transfer musim panas ini sudah mendatangkan tiga pemain baru.  Dari tiga pemain tersebut, MU harus mengeluarkan total 150 juta poundsterling.  Nama Harry Maguire merupakan pemain termahal yang didatangkan MU pada musim ini dengan 80 juta poundsterling.

Namun kedatangan pemain baru juga membebani struktur keuangan klub, dimana MU juga ingin memiliki rencana untuk melepas para pemain yang tidak berkontribusi untuk klub. Satu nama yang menjadi perbincangan adalah masa depan Alexis Sanchez yang dikabarkan sedang dalam pintu keluar Old Trafford. Setelah menjual Lukaku MU kabarnya akan ditinggal pergi oleh Sanchez karena ia merasa dikucilkan di klub dan tidak mendapatkan jam bermain yang banyak kendati ia ingin menunjukan kualitasnya belum habis bersama United.

Beberapa waktu yang lalu sempat ada kabar yang menyebutkan jika Inter Milan mencoba mendatangkan Sanchez pada musim ini. Mereka ingin mendatangkan sang winger karena situasi sang pemain masih tidak jelas di klub. Dalam laporan yang sama juga menyebutkan jika  MU dan Inter Milan sudah berjumpa untuk bernegosiasi dengan peluang pemain timnas Chile itu untuk bereuni dengan Romelu Lukaku yang terlebih dahulu bergabung.

Namun menurut jurnalis Skysport yakni John Cross ia merasa jika Sanchez harusnya menyesal dengan pilihannya dua musim lalu. Sebab sebelum bergabung dengan MU ia menjadi pemain yang begitu diandalkan oleh Arsenal dilini depan. Ia bahkan manjadi top skor bagi publik Emirates dalam beberapa musim terakhir. Namun ketika kontraknya hampir habis ia justru memilih untuk bergabung dengan Manchester United, padahal Pep Guardiola sudah memintanya untuk bergabung dengannya di Manchester City.

Hingga pada akhirnya ia memilih bergabung dengan MU, dan justru tampil melempem hingga sekarang. Ia dinilai adalah pemain yang gagal di MU apalagi dengan gaji yang begitu tinggi yang didapatkannya di Manchester United membuat banyak pemain utama MU yang merasa kecewa atau iri dengannya.

”Jika dia bergabung dengan City, saya pikir dia masih bisa mencetak 15-10 gol musim lalu. Guardiola sangat mengetahui kualitas Alexis, ia pernah menanganinya di Barcelona. Namun justru ia memilih Jose Mourinho yang memiliki gaya bermain berbeda dengan yang dia mainkan. Saya tidak tahu apa hasrat Alexis bergabung dengan United. Apakah karena gaji yang ia dapatkann atau karena MU atau karena Mourinho. Dengan gaji tertinggi di United jelas ruang ganti United menjadi masalah dengan kedatangannya karena ada beberapa pemain yang lebih berkontibusi tidak mendapatkan bayaran yang sesuai.” ujar John Cross.