APA YANG DI SEBUT DENGAN KONDISI KAKI BEBEK?

Pada umumnya kaki manusia pastinya memiliki lengkungan di telapak kaki, namun ada juga yang memiliki kondisi kaki yang tidak memiliki lengkungan tersebut atau bisa dikatakan sedikit saja yang bisa menyebabkan seluruh permukaan telapak kaki bisa menyentuh tanah, jika anda yang memiliki kondisi seperti ini biasanya di sebut dengan kaki bebek.

Lalu apakah kondisi tersebut bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan? dari mana asalnya? dan apakah itu bisa di sembuhkan?

Kaki bebek atau kaki yang rata biasanya ditandai dengan telapak kaki yang tidak memiliki lengkungan atau hanya memiliki sedikit lengkungan saja. Lengkungan yang ada di telapak kaki ini tentunya sangat memiliki peran yang penting kareba sebagai per saat kita melangkah, selain itu juga bisa membantu menyebarkan berat pada pada telapak kaki dan paha yang merata sehingga kaki akan terasa cepat lelah untuk berjalan. Maka jika kalian tidak memiliki lengkungan pada telapak kaki ini bisa memicu gangguan pada kaki.

Biasanya orang yang mempunyai kaki bebek ini sangat jarang mengalami keluhan, namun pada kondisi ini bisa juga membuat para penderitanya lebih cepat terasa capek ketika saat berjalan dan juga sangat rentan mengalami berbagai masalah pada pergelangan kaki dan lutut yang bisa menimbulkan rasa nyeri.

Keseleo betis, ligamen, lutut, pinggul dan paha atau punggung dibagian bawah merupakan salah satu indikasi lain karena adanya gangguan kaki bebek. Rasa nyeri tersebut biasanya semakin terasa pada saat anda sedang berdiri atau sedang melakukan olahraga fisik yang berat.

Lalu apakah penyebab kaki bebek ini? kaki bebek tentunya dapat terjadi karena beberapa hal seperti :
1. Perkembangan lengkungan telapak kaki yang terhambat
2. Faktor genetik
3. Lengkungan yang lemah
4. Cedera kaki atau lutut
5. Kondisi medis tertentu
6. Mengalami gangguan kaki tertentu

Kaki bebek ini tentunya tidak mesti memerlukan penanganan jika tidak memberikan dampak tertentu, namumn jika ada mengalami keluhan karena kaki bebek anda sebaiknya bisa berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter agar menjalani pemeriksaan atau mendapatkan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *